IDENTIFIKASI KEGAGALAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU MENYUSUI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PIR BUTONG

Misri Misri, Putri Yuliantie, Melviani melviani, Novalia Widia Ningrum

Abstract


Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi terpenting yang dibutuhkan bayi idealnya diberikan selama 6 bulan dan dilanjutkan makanan pendamping sampai usia 2 tahun. Gagalnya ASI eksklusif dapat menimbulkan gejala negatif pada bayi diantaranya adalah, terhambatnya pertumbuhan dan perkembangan pada bayi. Sehingga perlu adanya identifikasi lanjutan dalam kegagalan pemberian ASI eksklusif pada bayi. Untuk mengidentifikasi kegagalan pemberian asi eksklusif pada ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Pir Butong dengan faktor pendidikan pekerjaan dan pengetahuan. Penelitian deskriptif kuantitatif, populasi 30 orang ibu menyusui yang memiliki bayi 6-12 bulan. Pengkajian data menggunakan kuesioner pada variabel pengetahua, pendidikan, pekerjaan dan Breastfeeding self efficacy/niat menyusui. Dianalisis menggunakan univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi dari responden. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan mengidentifikasi kegagalan pemberian ASI eksklusif pada ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Pir Butong ditemukan bahwa dari 30 responden memiliki mayoritas pendidikan rendah yaitu 24 orang atau 80%, ibu tidak bekerja sebanyak 21 orang atau 70%, ibu yang memiliki pengatahuan dengan kategori tinggi sebanyak 21 orang atau 70% dan Breastfeeding Self Efficacy dengan kategori rendah sebanyak 19 orang atau 63,3%. Pendidikan, pengetahuan, pekerjaan dan niat menyusui pada Ibu diidentifikasi sebagai variabel yang dapat menjadikan kegagalan dalam menyusui.

Keywords


Asi Eksklusif; kegagalan; menyusui

Full Text:

PDF

References


Ruan, Y., Zhang, Q., Li, J., Wan, R., Bai, J., Wang, W., Zhou, Y., Wan, Q., Zhao, J., Yu, S., Peng, M., & Liu, Z. (2019). Factors associated with exclusive breastfeeding: A cross-sectional survey in Kaiyuan, Yunnan, Southwest China. PLoS ONE, 14(10), 1–11. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0223251

Tsai, S. Y. (2014). Employee perception of breastfeeding-friendly support and benefits of breastfeeding as a predictor of intention to use breast-pumping breaks after returning to work among employed mothers. Breastfeeding Medicine, 9(1), 16–23. https://doi.org/10.1089/BFM.2013.0082

Umi Salamah, & Philipa Hellen Prasetya. (2019). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ibu Dalam Kegagalan Pemberian Asi Eksklusif. Jurnal Kebidanan, 5(3).

Waits, A., Guo, C. Y., & Chien, L. Y. (2018). Evaluation of factors contributing to the decline in exclusive breastfeeding at 6 months postpartum: The 2011-2016 National Surveys in Taiwan. Birth, 45(2), 184–192. https://doi.org/10.1111/BIRT.12340

Yuliantie, P., Kusvitasari, H., Mariana, F., Studi Sarjana Kebidanan, P., Kesehatan, F., & Sari Mulia, U. (2023). Identifikasi Keterpaparan Promosi Susu Formula Terhadap Pemberian Asi Eksklusif. HEALTH CARE: JURNAL KESEHATAN, 12(1), 206–214. https://doi.org/10.36763/HEALTHCARE.V12I1.360




DOI: https://doi.org/10.33143/jhtm.v11i2.5477

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


e-ISSN: 2615-109X
p-ISSN: 2442-4706

Principal Contact

Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM)
Universitas Ubudiyah Indonesia - Jl. Alue Naga Desa Tibang, Banda Aceh 23114, Indonesia
Phone: 0651-7555566
Fax: 0651-7555566
Email: dppm@uui.ac.id

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License