EFEKTIVITAS PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN DALAM DETEKSI DINI FAKTOR RISIKO KEHAMILAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GLUGUR DARAT, KECAMATAN MEDAN TIMUR

Henni Safrida Sitompul, Novi Susanti, Cindy Cristi Munthe

Abstract


Abstrak
Deteksi dini faktor risiko kehamilan merupakan langkah penting dalam menurunkan angka
morbiditas dan mortalitas ibu. Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas pemberdayaan kader
kesehatan dalam meningkatkan kemampuan identifikasi risiko kehamilan di wilayah kerja
Puskesmas Glugur Darat. Metode penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan
pengambilan sampel secara purposive terhadap 40 kader kesehatan. Data dikumpulkan melalui
kuesioner pengetahuan, observasi keterampilan, dan lembar checklist deteksi risiko. Hasil
penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan (dari 55% menjadi
88%), keterampilan pemeriksaan sederhana (dari 48% menjadi 82%), dan ketepatan identifikasi
risiko (dari 42% menjadi 85%) setelah kegiatan pemberdayaan. Pemberdayaan kader dinilai
efektif dalam memperkuat peran mereka sebagai garda terdepan kesehatan ibu. Dapat
disimpulkan bahwa peningkatan kapasitas kader terbukti mendukung deteksi dini risiko
kehamilan sehingga perlu diperluas dan diterapkan secara berkelanjutan.
Kata Kunci: pemberdayaan kader, kehamilan berisiko, deteksi dini, kesehatan ibu.

Full Text:

PDF

References


Pemberdayaan kader kesehatan di

wilayah kerja Puskesmas Glugur Darat

terbukti efektif dalam meningkatkan

kemampuan deteksi dini faktor risiko

kehamilan. Setelah pelatihan, pengetahuan

kader meningkat dari 55% menjadi 88%,

keterampilan pemeriksaan dasar naik dari

% menjadi 82%, dan ketepatan

identifikasi risiko meningkat dari 42%

menjadi 85%. Peningkatan ini menunjukkan

bahwa pelatihan dan pendampingan mampu

memperkuat kapasitas kader dalam

mengenali tanda bahaya kehamilan dan

melakukan pemantauan secara lebih akurat.

Dengan demikian, pemberdayaan kader

perlu terus dilakukan secara berkelanjutan

untuk mendukung upaya pencegahan

komplikasi kehamilan dan peningkatan

kesehatan ibu di masyarakat.

E. SARAN

Pemberdayaan kader kesehatan perlu

dilaksanakan secara berkelanjutan melalui

pelatihan rutin, supervisi lapangan, dan

evaluasi berkala agar kemampuan kader

dalam mendeteksi faktor risiko kehamilan

tetap terjaga dan meningkat. Puskesmas

diharapkan menyediakan materi pelatihan

yang mudah dipahami, memperkuat

koordinasi antara kader dan tenaga

kesehatan, serta memastikan tersedianya alat

pemeriksaan sederhana bagi kader. Selain

itu, perlu dilakukan penguatan pencatatan

dan pelaporan agar proses rujukan dapat

berjalan cepat dan tepat sehingga upaya

pencegahan komplikasi kehamilan dapat

dilakukan secara optimal.

DAFTAR PUSTAKA

Nurhakiki, R. W., Adriani, S. W.,

Sholekhah, S. M., Wakidah, H. K.,

Ramadani, I. Q., & Brahmantya, R.

(2021). Pemberdayaan Keluarga,

Kader dan Tokoh Masyarakat dalam

Meningkatkan Kesehatan Ibu Hamil di

Desa Jubung Kabupaten Jember.

Jurnal Pengabdian Kesehatan

Komunitas, 1(3), 175–187.

https://doi.org/10.25311/jpkk.Vol1.Iss

1022




DOI: https://doi.org/10.33143/jhtm.v11i1.5561

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


e-ISSN: 2615-109X
p-ISSN: 2442-4706

Principal Contact

Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM)
Universitas Ubudiyah Indonesia - Jl. Alue Naga Desa Tibang, Banda Aceh 23114, Indonesia
Phone: 0651-7555566
Fax: 0651-7555566
Email: dppm@uui.ac.id

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License