PENGARUH RIWAYAT ASI EKSLUSIF DAN PRAKTIK PEMBERIAN MP-ASI TERHADAP STATUS GIZI PADA BALITA DI PUSKESMAS JEURAM KABUPATEN NAGAN RAYA
Abstract
Latar Belakang: Status gizi balita merupakan indikator penting kesehatan masyarakat karena berpengaruh terhadap tumbuh kembang dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Permasalahan gizi balita masih menjadi isu kesehatan masyarakat, khususnya di Provinsi Aceh dan Kabupaten Nagan Raya, yang ditandai dengan tingginya prevalensi gizi kurang dan stunting. Riwayat pemberian ASI eksklusif dan praktik pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) merupakan faktor penting yang diduga memengaruhi status gizi balita.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh riwayat ASI eksklusif dan praktik pemberian MP-ASI terhadap status gizi balita di Puskesmas Jeuram Kabupaten Nagan Raya.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu yang memiliki balita usia 1–2 tahun, dengan jumlah sampel sebanyak 57 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, sedangkan analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas balita memiliki status gizi kurang (61,4%). Uji statistik menunjukkan tidak terdapat pengaruh antara riwayat ASI eksklusif dengan status gizi balita (p = 0,391) serta tidak terdapat pengaruh antara praktik pemberian MP-ASI dengan status gizi balita (p = 0,400).
Kesimpulan dan Saran: Disimpulkan bahwa riwayat ASI eksklusif dan praktik MP-ASI tidak berpengaruh secara signifikan terhadap status gizi balita. Disarankan agar tenaga kesehatan meningkatkan edukasi gizi secara komprehensif, tidak hanya berfokus pada ASI eksklusif dan MP-ASI, tetapi juga pada pemenuhan gizi seimbang, pencegahan penyakit infeksi, dan perbaikan pola asuh serta lingkungan keluarga.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh riwayat ASI eksklusif dan praktik pemberian MP-ASI terhadap status gizi balita di Puskesmas Jeuram Kabupaten Nagan Raya.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu yang memiliki balita usia 1–2 tahun, dengan jumlah sampel sebanyak 57 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, sedangkan analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas balita memiliki status gizi kurang (61,4%). Uji statistik menunjukkan tidak terdapat pengaruh antara riwayat ASI eksklusif dengan status gizi balita (p = 0,391) serta tidak terdapat pengaruh antara praktik pemberian MP-ASI dengan status gizi balita (p = 0,400).
Kesimpulan dan Saran: Disimpulkan bahwa riwayat ASI eksklusif dan praktik MP-ASI tidak berpengaruh secara signifikan terhadap status gizi balita. Disarankan agar tenaga kesehatan meningkatkan edukasi gizi secara komprehensif, tidak hanya berfokus pada ASI eksklusif dan MP-ASI, tetapi juga pada pemenuhan gizi seimbang, pencegahan penyakit infeksi, dan perbaikan pola asuh serta lingkungan keluarga.
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.33143/jhtm.v12i1.5757
Refbacks
- There are currently no refbacks.
e-ISSN: 2615-109X
p-ISSN: 2442-4706
Principal Contact
Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM)
Universitas Ubudiyah Indonesia - Jl. Alue Naga Desa Tibang, Banda Aceh 23114, Indonesia
Phone: 0651-7555566
Fax: 0651-7555566
Email: dppm@uui.ac.id
 
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
.png)



