HUBUNGAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DENGAN UPAYA PENCEGAHAN DBD PASCA BANJIR DI GAMPONG MEUNASAH LHOK, KABUPATEN PIDIE JAYA

Finaul Asyura, Rouzatun Nisa, Chairanisa Anwar, Rahmat Akbar, Syarifah Asyura, Ulfa Husna Dhirah

Abstract


Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di daerah tropis, termasuk wilayah yang rawan banjir. Kondisi pasca banjir dapat meningkatkan risiko penularan DBD karena adanya genangan air yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Pengetahuan masyarakat berperan penting dalam mendorong upaya pencegahan DBD setelah banjir. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan masyarakat dengan upaya pencegahan DBD pasca banjir di Gampong Meunasah Lhok, Kabupaten Pidie Jaya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah masyarakat Gampong Meunasah Lhok yang mengalami kondisi pasca banjir. Sampel berjumlah 68 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur yang mencakup pengetahuan tentang DBD dan upaya pencegahannya. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 31 responden memiliki pengetahuan baik, 24 responden memiliki pengetahuan cukup, dan 13 responden memiliki pengetahuan kurang. Pada variabel upaya pencegahan, sebanyak 32 responden memiliki upaya pencegahan baik, 23 responden cukup, dan 13 responden kurang. Hasil uji chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan masyarakat dengan upaya pencegahan DBD pasca banjir dengan nilai p-value sebesar 0,003.
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan masyarakat dengan upaya pencegahan DBD pasca banjir di Gampong Meunasah Lhok, Kabupaten Pidie Jaya. Peningkatan pengetahuan masyarakat melalui penyuluhan kesehatan dan kegiatan kebersihan lingkungan perlu dilakukan untuk menurunkan risiko penularan DBD setelah banjir.

Keywords


Pengetahuan masyarakat, pencegahan DBD, pasca banjir, Demam Berdarah Dengue, Gampong Meunasah Lhok

Full Text:

PDF

References


Centers for Disease Control and Prevention. (2025). How dengue spreads. Centers for Disease Control and Prevention.

Centers for Disease Control and Prevention. (2025). Preventing dengue. Centers for Disease Control and Prevention.

Coalson, J. E., Anderson, E. J., Santos, E. M., Madera Garcia, V., Romine, J. K., Luzingu, J. K., Dominguez, B., Richard, D. M., Little, A. C., Hayden, M. H., & Ernst, K. C. (2021). The complex epidemiological relationship between flooding events and human outbreaks of mosquito-borne diseases: A scoping review. Environmental Health Perspectives, 129(9), 096002. doi:10.1289/EHP8887.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Upaya pencegahan DBD dengan 3M Plus. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

World Health Organization. (2025). Dengue and severe dengue. World Health Organization.

Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie Jaya. (2025). Laporan kasus DBD dan kondisi kesehatan lingkungan pasca banjir di Kabupaten Pidie Jaya. Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie Jaya.

Puskesmas Meureudu. (2025). Laporan kegiatan pencegahan DBD pasca banjir di Gampong Meunasah Lhok. Puskesmas Meureudu.




DOI: https://doi.org/10.33143/jhtm.v12i1.5935

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


e-ISSN: 2615-109X
p-ISSN: 2442-4706

Principal Contact

Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM)
Universitas Ubudiyah Indonesia - Jl. Alue Naga Desa Tibang, Banda Aceh 23114, Indonesia
Phone: 0651-7555566
Fax: 0651-7555566
Email: dppm@uui.ac.id

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License