Studi Penggunaan Antibiotik Berdasarkan ATC/DDD Dan Du 90% Di Puskesmas X Kota Jambi Periode 2017-2018

Wahyu Perdaka, Desi Sagita, Septa Pratama

Abstract


Tingginya penggunaan antibiotik dari tahun 2000 hingga 2015 merupakan permasalahan global terutama meningkatnya resistensi antibiotik.ATC/DDD merupakan standar yang telah ditetapkan WHO untuk menilai kuantitas penggunaan antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuantitas penggunaan antibiotik di  Puskesmas kota jambi periode 2017 dan 2018. Pengambilan data secara restrospektif dengan metode ATC/DDD dan DU 90%. Hasil penelitian menunjukkan antibiotik yang memiliki nilai DDD tertinggi di Puskesmas X adalah amoksisilin dengan nilai DDD/1000 KPRJ yaitu 45,13 DDD/1000KPRJ periode 2017 dan 46,27 DDD/1000KPRJ pada tahun 2018, antibiotik yang masuk segmen DU 90% di puskesmas tersebut adalah amoksisilin dan sefadroksil. Antibiotik yang penggunaannya masuk kedalam segmen DU 90% berpotensi mengalami resistensi bakteri terhadap antibiotik.


Keywords


Antibiotics; Atc/ddd; Du 90%

Full Text:

PDF

References


Asti, M. (2019). Profil Penggunaan Antibiotik Berdasarkan Metode ATC/DDD dan DU 90 % Dibangsal Bedah RSUD Raden Mattaher Jambi. Skripsi.

Alfian, Sofa D, Eva S Tarigan, Irma M Puspitasari, dan Rizky Abdulah. (2012). Profil Penggunaan Antituberkulosis Di Apotek Di Kota Bandung Periode 2008 – 2010. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia. Bandung 12(1): 147–53.

Adeliriansyah, R. P, Yulita V.F & Ibrahim . A (2016). Karakteristik dan Pola Pengobatan Pada Pasien Pediatri Ispa di Puskesmas Remaja Samarinda. Seminar Nasional Kefarmasian,20-21.

Bätzing-Feigenbaum, J., Schulz, M., Schulz, M., Hering, R., & Kern, W. V. (2016). Outpatient Antibiotic Prescription. Deutsches Aerzteblatt Online, (113), 454–459. https://doi.org/10.3238/arztebl.2016.0454.

Dinas Kesehatan Provinsi Jambi. (2016). Profil Kesehatan Provinsi Jambi. Dinkes Provinsi Jambi, 253.

Direktorat Bina Farmasi Komunitas dan Klinik. (2013). Pharmaceutical Care untuk penyakit infeksi saluran pernafasan. Departemen Kesehatan RI.

Endro, Nugroho agung. (2012). Farmakologi obat-obat penting dalam ilmu farmasi dan dunia kesehatan (1st ed). Yogyakarta : Pustaka Belajar

Guidelines (2001). Clinical Practice Guidelines for the Diagnosis and Managementof Group A Steptococcal Pharyngitis the Infectious Diseas Society of America.

Herlina, H., & Muchtaridi, M. (2014). Review: Penggunaan Metode Defined Daily Dose Dalam Penelitian Pola Pemanfaatan Obat-obat Antihipertensi. Farmaka, 16, 159-168.

Kamila, S. (2019). Monitoring Penggunaan Antibiotik Dengan Metode ATC/DDD dan DU 90% Di Bangsal Penyakit Dalam RSU Mayjen H.A Thalib Kerinci Tahun 2016-2017. Skripsi.

Katzung, B. G. (2012). Basic & Clinical Pharmacology Edisi 12 (12th ed). Jakarta: Buku Kedokteran EGC. 43 & 44, 892-936.

Kementrian Kesehatan, (2018). Kementrian Kesehatan Republik Indonesia tentang Data dan Informasi Profil Kesehatan Indonesia.

Kenealy T, & Arroll B (2013). Antibiotics for Common Cold and Acute Purulent Rhinitis. Cochcrane Database of Systematic Review, Issue 6.

Khirunnisa, R., Rusli, R., & Hajrah. (2016). Profil Penggunaan Antibiotik Pada pasien Ispa di Beberapa Puskesmas Kota Samarinda. Seminar Nasional Kefarmasian, 4, 20-21.

Kirana, T. T. H. & R. (2008). Obat;obat Penting (6th ed). Jakarta: PT Alex Media Kompuntindo. 5, 65-68.

Klein, E.Y., Boeckel, T.P. Van Martinez, E. M., Pant, S.,Gandra, S., & Levin, S.A. (2018). Global increase and geographic convergence in antibiotic consumption between 2000 and 2015. PNAS Lates Article, 1-8. https://doi.org/10.1073/pnas.1717295115.

Klein, S. L., & Flanagn, K. L. (2016). Sex difference in immune responsee. Departement of Molecular Microbiology and Immunology and Biochemistry and Molecular Biology, The Jhons Hopkins Bloomberg School of Public Healt, Baltimore, Maryland 21205 USA.

Llor, C., dan Bjerrum, L. (2014). Antimicrobial resistance : risk associated with antibiotic overuse and initiatives to reduce the problem. Therapeutic Advances in Drug Safety 229–241.

Mahmudah, F., Sumiwi, S. A., & Hartini, S. (2016). Studi penggunaan antibiotik berdasarkan ATC/DDD di bagian bedah digestif di salah satu rumah sakit di bandung. Indonesian Journal of Clinical Pharmacy, 5(4), 293–298.

Merriel, A., Weeks, A., Mhango, C., Mataya, R., Taulo, F., Ngalawesa, T., Coomarasamy, A. (2019). A Randomized Trial of Prophylactic Antibiotics for Miscarriage Surgery. The England Journal Of Medicine, 380, 1012-1021. https://doi.org/10.1056/NEJM 1808817.

Menkes. (2011). Peraturan menteri kesehatan Republik Indonesianomor2406/Menkes/per/XII/2011 tentang pedoman umum penggunaanantibiotik.

Nugraha, D. P., & Inayah, I. (2016). Gambaran Farmakoterapi Pasien Common Cold Di Puskesmas Pekanbaru. JIK, 10(Maret), 63–66.

Pani, S., Barliana, M. I., Halimah, E., Pradipta, I. S., & Annisa, N. (2015). Monitoring Penggunaan Antibiotik dengan Metode ATC / DDD dan DU 90 %: Studi Observasional di Seluruh Puskesmas Kabupaten Gorontalo Utara. Jurnal Farmasi Klinik, 4(4), 275–280.

Pradipta, I. S., Febrina, E., Ridwan, M. H., & Ratnawati, R. (2012). Identifikasi Pola Penggunaan Antibiotik sebagai Upaya Pengendalian Resistensi Antibiotik. Farmasi Klinik Indonesia, 1, 16–24.

Pratomo, G. S., & Dewi, N. A. (2018). Tingkat Pengetahuan Masyarakat Desa Anjir Mambulau Tengah Terhadap Penggunaan Antibiotik. Jurnal Surya Medika, 4(1), 79-89.

Putra I Made. Agus, Sunaidi., & Wardani I, Gusti . A, K (2017). Profil Penggunaan Antibiotik Untuk Pengobatan Ispa Non Pneumonia di Puskesmas Kediri II Tahun 2013 Sampai Dengan 2015. Akademi Farmasi Denpasar. 3-1.

Sholih Mally G, Ahmad Muhtadi, Siti Saidah. (2015). Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Di Salah Satu Rumah Sakit Umum Di Bandung Tahun 2010. Jurnal farmasi klinik, 4,01: 63-70.

Sumiwi, S. A. (2014). Kualitas Penggunaan Antibiotik pada Pasien BedahDigestif di Salah Satu Rumah Sakit di Bandung Quality of Antibiotics Use in Patients with Digestive Surgery in Hospital in Bandung City. Jurnal Farmasi Klinik, 3(4).

Utami, eka rahayu. (2011). Antibiotika, Resistensi, Dan Rasionalitas Terapi. Jurnal Fakultas Saintek, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim. Malang. 1(4): 191–98.

Vascarya, C., Susanti, R., & Nurmainah. (2016). Evaluasi Penggunaan Antibiotika Berdasarkan Metode Prescribed Daily Dose ( PDD ) Pada Anak Di Rawat Inap Puskesmas Siantan Hilir Pontianak Periode Juli – Desember 2016. Universitas Tanjungpura.

Webber, R (2014). Pharyngitis. Departement of Family and Community Medicine, University of Kansas Scholl of Medicine-Withita, USA.

World health organization. (2018). Collaborating centere for drug statistic methodology ATC and DDD.

World health organization. (2019). Guidelines for ATC clasification and DDD asigment.

Word healt organization. (2001). Cough and cold remedies for the treatment of acute respiratory infections in young children.

Yarza, H. L., & Irawati, L. (2015). Hubungan Tingkat Pengetahuan Pasien dan Sikap dengan Penggunaan Antibiotik Tanpa Resep Dokter. Jurnal Kesehatan Andalas. 4 (1).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


e-ISSN: 2615-109X
p-ISSN: 2442-4706

Principal Contact

Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM)
Universitas Ubudiyah Indonesia - Jl. Alue Naga Desa Tibang, Banda Aceh 23114, Indonesia
Phone: 0651-7555566
Fax: 0651-7555566
Email: dppm@uui.ac.id

Secretariat Office
Phone: 0651-7555566
Email: rs.renjani@uui.ac.id

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License