Pola Kuman Di Ruangan Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit X Kota Jambi

Ratna Delfira, Rizky Ramdani Fajri, Desi Sagita, Septa Pratama

Abstract


Penyakit infeksi masih penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian di dunia. Salah satu jenis infeksi adalah infeksi nosokomial. Cara penularan infeksi nosokomial dapat melalui udara, pengunjung, kontak langsung dan pasien yang terinfeksi atau melalui perantara petugas medis yaitu dokter, perawat dan petugas lainnya. Intensive Care Unit (ICU) merupakan ruangan bagian dari rumah sakit yang terpisah dengan perlengkapan khusus untuk observasi, perawat dan terapi bagi pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis bakteri pada ruang Intensive Care Unit (ICU) di Rumah Sakit X Kota Jambi. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental, kemudian data yang diperoleh disajikan secara deskriptif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan di ruangan ICU Rumah Sakit X Kota Jambi. Isolasi bakteri dari sampel meja pasien & stetoskop dengan cara SWAB kapas lidi steril & inkubasi pada media PCA dan MC. Isolasi yang didapatkan dimurnikan & dikarakterisasi secara biokimia. Jumlah bakteri yang didapatkan pada meja pasien & stetoskop diukur jumlahnya dengan metoda ALT. Hasil penelitian angka kuman pada meja pasien terdapat 3 isolat yaitu RT1, RT2, RT3 dan jumlah kuman pada 2 jenis stetoskop sebanyak 3 isolat yaitu ST1, ST2, V1. Hasil identfikasi dari keenam isolat tersebut yaitu staphylococcus aureus, staphylococcus sapropitikus, entrobacter hafniae dan entrobacter agglomerans sedangkan pada udara ventilator terdapat satu bakteri Staphylococcus aureus, satu bakteri Staphylococcus aureus pada meja perawat, dan dua bakteri pada selang ventilator yaitu bakteri Enterobacter agglomerans dan bakteri Klebsiella rhinoscleromatis. Pada meja perawat didapat angka kuman sebanyak 2 CFU/cm2 dimana masih rendah dari syarat bilangan kuman yaitu <200 CFU/m3. Dari hasil yang didapat disimpulkan bahwa pada ruangan ICU Rumah Sakit X Kota Jambi terdapat bakteri yang dapat menyebabkan infeksi pada pasien, oleh karena itu untuk pihak rumah sakit lebih ditekankan agar menjaga kebersihan ruangan agar dapat terhindar dari infeksi yang dapat menyebabkan penyakit bagi pasien pada ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit X Kota Jambi.

 


Keywords


Kata Kunci : Identifikasi, Infeksi Nosokomial, Bakteri

Full Text:

PDF

References


Afrianti Rahayu, S., & Muhammad Hidayat Gumilar, M. (2017). Uji Cemaran Air Minum Masyarakat Sekitar Margahayu Raya Bandung Dengan Identifikasi Bakteri Escherichia coli. Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology, 4(2), 50.

Baharutan, A., & Rares, F. E. S. (2015). Pola Bakteri Penyebab Infeksi Nosokomial Pada Ruang Perawatan Intensif Anak. E-Biomedik (EBm), 3(1), 412–419.

Chang, B., & Frendl, G. (2015). Nosocomial Infections: Essential Clinical Anesthesia Review. 5(1), 494–498.

Dos Santos, G. S., Solidônio, E. G., Costa, M. C. V. V, Melo, R. O. A., de Souza, I. F. A. C., Silva, G. R., & Sena, K. X. F. R. (2015). Study of the Enterobacteriaceae Group CESP (Citrobacter, Enterobacter, Serratia, Providencia, Morganella and Hafnia): A Review. The Battle Against Microbial Pathogens: Basic Science, Technological Advances and Educational Programs, (March), 794–805.

Elliott, C., & Justiz-vaillant, A. (2018). Nosocomial Infections: A 360-degree Review. Int. Biol. Biomed. J. Spring, 4(2).

Kusdarwati, R., Kismiyati, Sudarno, Kurniawan, H., & Prayogi, Y. T. (2017). Isolation and Identification of Aeromonas hydrophila and Saprolegnia sp. on Catfish (Clarias gariepinus) in Floating cages in Bozem Moro Krembangan Surabaya. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 55(1).

Lantang, D., & Paiman, D. (2012). Bakteri Aerib Penyebab Infeksi Nosokomial di Ruang Bedah RSU Abepura, Kota JayaPura, Papua. Jurnal Biologi Papua, 4.

Layanan Infeksi Nasional. (2017). Deteksi dan enumerasi bakteri dalam penyeka dan sampel lingkungan lainnya. Inggris: PHE.

Leone, M., Constantin, J. M., Dahyot-Fizelier, C., Duracher-Gout, C., Joannes-Boyau, O., Langeron, O., … Capdevila, X. (2018). French intensive care unit organisation. Anaesthesia Critical Care and Pain Medicine, 37(6), 625–627.

Londok, P. V., Homenta, H., & Buntuan, V. (2015). Pola Bakteri Aerob Yang Berpotensi Menyebabkan Infeksi Nosokomial Di Ruang Icu Blu Rsup Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Jurnal E-Biomedik, 3(1).

Nurhidayati, S., Faturrahman, & Ghazali, M. (2015). Deteksi Bakteri Patogen yang Berasosiasi dengan Kappaphycus alvarezii (doty) Bergejala Penyakit Ice-Ice. Jurnal Sains Teknologi Dan Lingkungan, 1(2), 24–30.

Pailhoriès, H., Cassisa, V., Chenouard, R., Kempf, M., Eveillard, M., & Lemarié, C. (2017). Staphylococcus saprophyticus: Which beta-lactam? International Journal of Infectious Diseases, 65, 63–66.

Puspita, F., Muhammad, A., & Ridho, P. (2017). Isolasi dan Karakterisasi Morfologi dan Fisiologi Bakteri Bacillus sp. Endofitik dari Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.). J. Agrotek. Trop, 6(2), 44–49.

Rostinawati, T., & Lestari, H. S. (2017). Skrining Bakteri Penghasil Enzim β -Siklodekstrin Transferase ( β -CGTase ) dari Tanah Jatinangor Glukosil. Jurnal Farmasi, Sains, Dan Kesehatan, 3(2), 10–17.

Sardiani, N., Litaay, M., Budji, R. G., Priosambodo, D., Syahribulan, & Dwyana, Z. (2015). Potensi Tunikata Rhopaleae sp. sebagai sumber inokulum bakteri endosimbion penghasil antibakteri: 1. karakteristik isolat. Jurnal Alam Dan Lingkungan, 6(11).

Ummamie, L., Reza Ferasyi, T., & Azhar, A. (2017). Isolasi dan Identifikasi E. Coli dan S. Aereus pada Keumamah di Pasar Tradisional Lambaro, Aceh Besar. Jimvet, 01(3), 574–583.

Wahyuni Dwi, R. (2018). Identifikasi Bakteri Udara di Ruangan Hemodialisa RSUD UNDATA Palu Tahun 2016. Jurnal Ilmiah Kedokteran, 5(1), 21–33.

Waworontu, O., A., Putri, T., P., & Rares, F., E. (2019). Pola Bakteri Aerob yang Berpotensi Menyebabkan Infeksi Nosokomial di Ruangan Instalansi Bedah Sentral. Jurnal E-Biomedik, 7.

WHO. (2002). Prevention of hospital-acquired infections.

Yulvizar, C. (2013). Isolasi dan Identifikasi Bakteri Probiotik pada Rastrelliger sp. Biospecies, 6(2), 1–7.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


e-ISSN: 2615-109X
p-ISSN: 2442-4706

Principal Contact

Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM)
Universitas Ubudiyah Indonesia - Jl. Alue Naga Desa Tibang, Banda Aceh 23114, Indonesia
Phone: 0651-7555566
Fax: 0651-7555566
Email: dppm@uui.ac.id

Secretariat Office
Phone: 0651-7555566
Email: rs.renjani@uui.ac.id

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License