ANALISIS MODEL MANAJEMEN RISIKO RANTAI PASOK DALAM IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KETAHANAN PANGAN DAERAH : PENDEKATAN INTEGRATIF SEKTOR PUBLIK DAN SWASTA
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model manajemen inovasi kebijakan publik yang efektif dalam konteks digital, dengan menyinergikan kerangka kerja Design Thinking (DT) dari disiplin Manajemen dan konsep Public Value Co-Creation (PVCC) dari disiplin Administrasi Publik. DT menawarkan pendekatan human-centered untuk pemecahan masalah yang kompleks, sedangkan PVCC menekankan penciptaan nilai kolektif melalui kolaborasi multi-aktor (pemerintah, masyarakat, swasta). Studi kasus di sektor pelayanan kesehatan primer (Puskesmas) di Kota Banda Aceh yang sedang bertransformasi digital akan digunakan untuk menguji model ini. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kerangka kerja praktis bagi birokrasi dalam merancang kebijakan digital yang tidak hanya efisien (aspek manajemen) tetapi juga inklusif, legitimatif, dan menghasilkan nilai publik yang tinggi (aspek administrasi publik). Penelitian ini menggunakan metode campuran (kualitatif-dominan) dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen kebijakan.
Full Text:
PDFReferences
Bovaird, T. (2007). Beyond Engagement and Participation: User and Community Co-Production of Public Services. Public Administration Review, 67(5), 846–860.
Brown, T. (2008). Design Thinking. Harvard Business Review, 86(6), 84–92.
Moore, M. H. (1995). Creating Public Value: Strategic Management in Government. Harvard University Press.
Osborne, S. P., Strokosch, K., & Radnor, Z. (2019). The New Public Governance: A Public Value Perspective. Routledge.
Stickdorn, M., Hormess, M. E., Lawrence, A., & Schneider, J. (2018). This is Service Design Doing: Applying Service Design Thinking in the Real World. O’Reilly Media.
DOI: https://doi.org/10.33143/jecs.v11i2.5450
Refbacks
- There are currently no refbacks.
This journal indexed by:


