MENINGKATKAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TEACHING FACTORY DALAM MATA PELAJARAN PRODUKTIF SMK DI ACEH TIMUR

Faisal Abdullah

Abstract


ABSTRAK

Penelitian  ini  bertujuan  untuk.mengidentifikasi  dan  mengembangkan  model  teaching  factory

manajemen pada smk melalui serangkaian test dan validasi terhadap model dengan pendekatan riset

dan pengembangan. Model manajemen teaching  factory pada smk merupakan  sebuah konsep  yg menggabungkan   pendekatan   manajemen   pembelajaran   competency   based   training   (pelatihan berabasis kopetensi) dan production based training (pelatihan berbasis produksi) pada lingkungan yg sebenarnya sehingga proses pencapaian kopetensi atau kecakapan hidup sesuai dg standar pekerjaan lulusan (siswa yg lulus) pada dunia industri. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk merumuskan rancangan model manajemen pengembangan teaching factory smk. Untuk mencapai tujuan diatas yg menggunakan riset dan pengembangan, melalui riset   tahap awal, rancangan pengembangan model, percobaan dan validasi. Tahap penelitian awal di rencanakan seperti tahap berikut: kajian kepustakaan/ pengumpulan data lapangan dan deskripsi serta analisis penemuan data (factual),  yaitu: 1).penjelasan karakteristik   smk   dengan   standar   indikator   performa   yg   dapat dijabarkan sebagai isi dari pengembangan teaching factory, 2) Penjelasan karakteristik potensi pengembangan kelompok manajemen model teaching factory sebagai sebuah hasil pencapaian kelompok untuk mengembangkan dan menerapkan model manajemen tefa untuk smk 3) Mendsekripsikan karakteristik stakeholders yg potensial untuk mendukung pengembangan dan penerapan model manajemen tefa, dan 4) persiapan dari  model  manajemen  tefa  unt uk  smk  unggul dan inofatif.  Rancangan ujicoba dilakukan pada kelompok skala terbatas. Kemudian model tersebut di sandingkan dengan kelompok hasil pencapaian untuk mengembangkan dan menerapkan model tefa pada smk untuk menentukan apakah model yg dikembangkan dapat di terapkan secara tepat. Analisis data pada kajian ini, tahap awal kajian, dan data temuan atau fakta tentang program productive learning yg diterapkan dijelaskan dalam bentuk presentasi data,  dan kemudian dianalisis (interpretasikan)   secara   kualitatif.   Proses   dan   hasil pengembangan rancangan dilakukan dalam analisis kelompok sebaya dan penilaian oleh tim ahli.dan hasil percobaan dipresentasikan juga dalam bentuk  data  sama  seperti  rancangan  (keterpakaian) dianalisa  secara  kualitatif.  Model  manajeme n teaching factory yg dikembangkan akan dapat di terapkan pada manajemen teaching factory smk dan memberikan panduan untuk pengelola teaching factory ( kepala sekolah, guru, mitra industri) dan dapat menghasilkan kontribusi yg konstruktif dalam kemitraan antara smk dengan industri.

Kata kunci:Teaching Factory (TEFA), Competency Based Training (CBT) dan Production Based

Training (PBT)


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.3314/jes.v6i2.1116

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


This journal indexed by

Google SchoolarPortal Garuda