PEMANFAATAN BAMBU SEBAGAI MATERIAL STRUKTUR ALTERNATIF RAMAH LINGKUNGAN DI WILAYAH LABUI KAB. ACEH BESAR

Rinal Hardian, Armia Armia, Fitriliana Fitriliana

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pemanfaatan bambu sebagai material struktur alternatif
yang ramah lingkungan di wilayah Labui, Aceh Besar, mengingat ketersediaan sumber daya bambu yang
melimpah dan karakteristiknya yang berkelanjutan metode penelitian meliputi studi literatur, survei
lapangan, dan analisis kualitatif terhadap karakteristik fisik, mekanik, serta teknik konstruksi bambu, Hasil
penelitian menunjukkan bahwa bambu memiliki potensi besar sebagai pengganti material konvensional
seperti beton dan baja dalam pembangunan bangunan hunian, karena memiliki kekuatan tarik yang tinggi,
fleksibilitas, dan kemampuan tumbuh yang cepat. Selain itu, penggunaan bambu dapat mengurangi jejak
karbon dan dampak negatif terhadap lingkungan, serta mendukung pemberdayaan komunitas
lokal. Namun, diperlukan upaya pengawetan yang efektif untuk mengatasi tantangan terkait ketahanan
terhadap hama dan cuaca, Dengan demikian, pemanfaatan bambu sebagai material struktur alternatif di
Labui, Aceh Besar dapat menjadi solusi konstruksi yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan memberikan
nilai tambah ekonomi bagi masyarakat setempat.
Kata Kunci: Bambu, Material Struktur, Ramah Lingkungan


Full Text:

PDF

References


Bella Pertiwi,dkk, Penggunaan Material

Bambu sebagai Bahan Utama

Konstruksi pada Bangunan Green

Village Bali, Universitas Islam Negeri

Walisongo Semarang, Volume. 2

Nomor. 1 Tahun 2020

Zwengly Lodi Honta, Analisis Kinerja

Struktur Bambu Sebagai Alternatif

Ramah Lingkungan Dalam

Pembangunan Bangunan Hunian,

Universitas Kristen Indonesia Toraja,

Jurnal Mandalika 2021

Apriliani, Pemanfaatan arang ampas tebu

sebagai absorben ion logam Cu, Cd,

Cr, dan Pb dalam air limbah. Jurnal

lingkungan. Kimia. Sains dan

Teknologi. UIN Syarif Hidayatullah.

Jakarta. (2010).

Nasution, Pemanfaatan Bambu Sebagai

Material Bangunan Ramah

Lingkungan, Jurnal Permukiman, Vol.

No. 2 , (2021).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.