EFEKTIVITAS PENYIMPANAN SEDIAAN VAKSIN DI PUSKESMAS BAITUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR
Abstract
Vaksin merupakan produk kesehatan yang mudah rusak dan kehilangan efektifitasnya jika tidak ditangani dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyimpanan sediaan vaksin di puskesmas Baitussalam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyimpanan dan pengelolaan vaksin yang dilakukan oleh petugas di Puskesmas Baitussalam Aceh Besar belum efektif dan belum sepenuhnya sesuai dengan pedoman pengelolaan vaksin difasyankes tahun 2021. Petugas penyimpanan vaksin memiliki latar pendidikan di bidang kesehatan. Namun, belum mendapatkan pelatihan khusus tentang penyimpanan dan pengelolaan vaksin. Pernah terjadi kadaluarsa pada vaksin. Vaksin sisa pakai disimpan dalam tempat yang sama tanpa diberi penanda yang jelas. Kondisi rantai dingin yang digunakan sudah memadai dan di kelola sesuai SOP. Bangunan dan fasilitas yang digunakan sudah memadai.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Fahra Ningrum dkk. (2022). Evaluasi Penyaluran Vaksin Sesuai Standar CDOB (Cara Distribusi Obat yang Baik). Journal Syifa Sciences and Clinical Research (JSSCR), 4, 644–651.
Kemenkes RI. (2020). Petunjuk Teknis Pelayanan Puskesmas Pada Masa PandemiCovid-19. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Permenkes. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2017 Tetang Penyelenggaraan Imunisasi. Permenkes.
Prasetyo, S. et al. (2021). Tingkat Pengetahuan Petugas Pengelola Vaksin dan Evaluasi Pengelolaan Vaksin di Puskesmas Kabupaten Sleman. Jurnal Majalah Farmaseutik, 17(2), 249.
Santoso dkk. (2020). Penyimpanan & Distribusi Sediaan Vaksin di Dinas Kesehatan Kabupaten Garut. Jirnal Ikra-Ith Humaniora, 4, 66–72.
WHO. (2019). Vaccine Storage and Logistic. World Health Organization.
Refbacks
- There are currently no refbacks.