SOSIALISASI TENTANG KEBIASAAN MENGKONSUMSI MAKANAN DAN MINUMAN JUNK FOOD PADA REMAJA DI PESANTREN DARUL ULUM BANDA ACEH
Abstract
Remaja merupakan masa yang sangat penting untuk memperhatikan pola makan yang sehat dan bergizi, karena pada masa ini remaja akan terus tumbuh dan berkembang sehingga kebutuhan nutrisi harus seimbang dengan besarnya aktivitas. Namun pada saat ini, banyak remaja memiliki kegemaran untuk mengkonsumsi junk food hal ini disebabkan karena cita rasanya yang enak. Junk food adalah makanan yang rendah nilai gizinya namun tinggi kalori,lemak yang tidak sehat, gula dan garam serta akan berdampak negatif bagi tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka panjang. Maka tujuan dari program pengabdian ini adalah memberikan pemahaman kepada siswa serta mengenalkan kepada siswa beberapa jenis makanan siap saji atau junk food bagi kesehatan. Sosialisasi ini dilakukan sebagai salah satu pencegahan terhadap perilaku siswa yang sering mengkonsumsi junk food. Berdasarkan survey yang telah kami lakukan kepada siswa beberapa jenis junk food dalam kehidupan sehari-hari serta dampak negatif yang akan ditimbulkan akibat sering mengkonsumsi junk food. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi penyuluhan interaktif antara pemateri dan siswa, pemutaran video edukasi, diskusi dan tanya jawab, serta pembagian leaflet. Evaluasi yang dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan rata-rata sebesar 45% setelah intervensi, khususnya pada pemahaman tentang jenis makanan dan minuman yang mengandung junk food. Program ini terbukti efektif sebagai langkah dalam mencegah siswa dalam mengkonsumsi junk food pada remaja di lingkungan dayah modern, serta berpotensi direplikasi di lembaga pendidikan serupa.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Suhardjo, 1989. Suhardjo, 1989. Sosial
Budaya Gizi. Depdikbud, Dirjen
Pendidikan Tinggi Pusat Antar
Universitas Pangan Gizi, IPBs
Aulia, N. R. (2021). Peran Pengetahuan Gizi Terhadap Asupan Energi, Status Gizi Dan SikapTentang Gizi Remaja. Jurnal Ilmiah Gizi dan Kesehatan (JIGK) Vol.02, No.02.
Ariyana Devi , Ni Wayan Wiwin Asthiningsih.(2020). Hubungan Pengetahuan dengan Kebiasaan Konsumsi Makanan Cepat Saji (Fast Food) pada Siswa-Siswi Kelas XI di SMA Negeri Samarinda Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Samarinda, Indonesia. Borneo Student Research eISSN:2721-5725, Vol 1, No 3, 2020.
N.V. Wijaya, D. Dahliah, and E. Pancawati, “Mengkonsumsi Junk Food Terhadap Berat Badan,”MAHESA Malahayati Heal. Student J. , vol 4. No 2, pp. 455 – 464, 2024, doi : 10.33024/mahesa.v4i2.13133
Singh, A., Dhanasekaran, D., Ganamurali, N., Preethi, L., & Sabarathinam, S. (2021). Junk food-induced obesity-a growing threat to youngsters during the pandemic. Obesity
S. Fatrikawati, H., & Hamidah, “Pengaruh Pengetahuan Makanan Sehat Terhadap Kebiasaan Makan Kelas X Boga SMKN,” 4 Yogyakarta. J. Culin. Educ. Technol., vol. 6, no. 2, pp. 1–9, 2017.
Suryana et al., “Magister Pendidikan Agama Islam, Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN),” Perkemb. Remaja Awal, Menengah Dan Implikasinya Terhadap Pendidik., vol. 8, no. 3, pp. 1917–1928, 2022.
Refbacks
- There are currently no refbacks.