EDUKASI DAN MASALAH KESEHATAN REPRODUKSI DAN ANEMIA PADA REMAJA DI PASANTREN BABUN NAJAH ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH

Asmaul Husna, Faradilla Safitri, Ulfa Husna Dhirah

Abstract


Remaja merupakan kelompok usia yang berada pada masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa, yaitu sekitar usia 10–19 tahun. Masa ini ditandai dengan perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang sangat cepat (WHO, 2021). Periode remaja menjadi fase krusial karena di masa ini terjadi proses pematangan organ reproduksi dan pembentukan perilaku hidup yang akan berpengaruh terhadap kualitas kesehatan di masa depan (Kemenkes RI, 2022). Dampak anemia tidak hanya sebatas kelelahan fisik, tetapi juga menurunkan kemampuan konsentrasi, mempengaruhi prestasi akademik, dan menurunkan daya tahan tubuh. Jika tidak ditangani sejak dini, anemia pada remaja putri dapat berlanjut hingga masa dewasa dan kehamilan, yang kemudian meningkatkan risiko melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah dan komplikasi kehamilan (Almatsier, 2019; WHO, 2021). Secara jangka panjang, peningkatan kesadaran dan pengetahuan remaja di pesantren ini akan berkontribusi terhadap penurunan angka kejadian anemia di kalangan remaja, peningkatan kualitas generasi muda, serta mendukung program nasional Indonesia Sehat 2045.

Full Text:

PDF

References


Almatsier, S. (2019). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Badan Litbangkes.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur. Jakarta: Direktorat Gizi Masyarakat.

Novianti, D., & Lestari, W. (2020). Pengaruh Edukasi Kesehatan Reproduksi terhadap Pengetahuan Remaja di Pesantren. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 11(2), 145–152.

Utami, R. A. (2020). Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja dalam Upaya Pencegahan Anemia. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Indonesia, 2(1), 33–40.

World Health Organization (WHO). (2020). Global Nutrition Report 2020. Geneva: WHO.

World Health Organization (WHO). (2021). Adolescent Health and Development: Health for the World’s Adolescents. Geneva: WHO.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.