GERAKAN GAMPONG SIAGA DBD: PENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT LUTUENG

Finaul Asyura, Siti Samaniyah, Chairanisa Anwar, Ulfa Husna Dhirah, Rahmad Akbar, Rouzatun Nisa, Syarifah Asyura, Nurdin Nurdin, Ratna Wilis

Abstract


Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di berbagai daerah, termasuk Gampong Lutueng, Kabupaten Pidie, yang berpotensi mengalami peningkatan kasus akibat rendahnya kesiapsiagaan dan perilaku pencegahan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan kesiapsiagaan masyarakat melalui program “Gerakan Gampong Siaga DBD.” Metode pelaksanaan meliputi edukasi kesehatan, pelatihan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) berbasis keluarga, pembentukan kader gampong siaga, serta simulasi penanganan dini kasus DBD. Evaluasi dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner terstruktur untuk mengukur perubahan pengetahuan, sikap, dan kesiapsiagaan warga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman masyarakat mengenai penyebab, penularan, dan pencegahan DBD; perubahan sikap menuju perilaku hidup bersih; serta peningkatan kesiapsiagaan keluarga dalam melakukan deteksi dini dan tindakan PSN 3M Plus. Program ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat dalam pengendalian DBD secara berkelanjutan di tingkat gampong.

Keywords


DBD, Kesiapsiagaan Masyarakat, PSN 3M Plus

Full Text:

PDF

References


Kementerian Kesehatan RI. (2023). Profil Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kemenkes RI.

World Health Organization. (2022). Dengue and Severe Dengue: Factsheet. WHO Press.

Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor. (2021). Pedoman Pengendalian Demam Berdarah Dengue. Jakarta: Kemenkes RI.

Erlina, R., & Sari, P. (2020). Hubungan Pengetahuan dan Perilaku PSN terhadap Kejadian DBD. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 85–94.

Yunita, F., & Hamzah, A. (2019). Faktor Lingkungan dan Perilaku Masyarakat terhadap Risiko DBD. Jurnal Epidemiologi Indonesia, 3(1), 45–53.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.