BAKTI SOSIAL PENGOBATAN GRATIS KORBAN BANJIR BANDANG KUTACANE ACEH TENGGARA
Abstract
juga berdampak serius terhadap kondisi psikologis masyarakat, sehingga membutuhkan penanganan
yang cepat, terpadu, dan berkelanjutan. Sebagai bentuk aksi kemanusiaan, Universitas Nurul Hasanah
Kutacane melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pendistribusian pengobatan
Gratis, bantuan darurat, pendampingan psikososial, serta edukasi kesiapsiagaan bencana di Lawe Sagu
Hulu kuatacane dan daerah terdampak lainnya. Kegiatan ini dilakukan melalui tahapan asesmen cepat,
koordinasi lintas pihak, penyaluran bantuan, pengobatan gratis dan juga pemeriksaan kesehatan serta
pelaksanaan trauma healing dan sosialisasi mitigasi bencana. Hasil yang diperoleh menunjukkan
peningkatan pemenuhan kebutuhan dasar, dampak positif pendampingan psikososial khususnya bagi
anak-anak, serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesiapsiagaan dan tindakan darurat.
Evaluasi secara kuantitatif dan kualitatif menunjukkan bahwa kehadiran tim kemanusiaan memberikan
rasa aman, memperkuat solidaritas sosial, dan meningkatkan ketahanan komunitas dalam menghadapi
bencana. Oleh karena itu, kolaborasi berbasis masyarakat menjadi elemen penting dalam pemulihan
pascabencana dan berpotensi dikembangkan sebagai model intervensi di wilayah rawan bencana lainnya.
Full Text:
PDFReferences
Basri, S., Rahman, A., & Hanafiah,
M.
(2021).
emergency
Community-based
response
for
flood
mitigation in rural Indonesia. Jurnal
Kebencanaan Indonesia, 8(1), 45–
BNPB. (2024). Penanganan banjir
bandang di Aceh Tenggara terus
dilakukan.
Badan
Penanggulangan
Nasional
Bencana.
https://bnpb.go.id/berita/penanganan
banjir-bandang-di-aceh-tenggara-terus
dilakukan
Cahyono, A. (2020). Trauma healing
for children in disaster-prone areas: A
community-based approach. Jurnal
Psikologi Sosial, 18(2), 112–120.
Fauzi, R., & Nurdin, N. (2022).
Strengthening local capacity for flood
disaster preparedness: Case study in
Aceh. Jurnal Manajemen Bencana,
(1),
–70.
https://doi.org/10.31289/jmb.v4i1.67
Hadikusumo, D., & Pratama, A.
(2020). Rapid assessment as an
emergency response tool in disaster
management. Journal of Emergency
Planning, 12(3), 211–223.
Hidayati,
D.
(2019).
Social
vulnerability and post-disaster recovery
in Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan
Politik, 23(1), 68–82.
International Federation of Red
Crossand Red Crescent Societies.
(2020). Psychosocial
support
in
emergencies: Guidelines for field
workers. IFRC Publications.
Lestari, W., & Sari, N. (2021).
Evaluasi
program
pendampingan
psikososial bagi anak terdampak
bencana banjir. Jurnal Pendidikan
Anak,10(1), 44–53.Maryani, E., &
Sutanto, H. (2020). Peran perguruan
tinggi
dalam pengabdian kepada
masyarakat pada daerah terdampak
bencana. Jurnal Pengabdian Nusantara,
(2), 115–128.
Mulyadi, R., dan Hasan, S. (2022).
Power relations in flood disaster
mitigation policy in Aceh Utara. Jurnal
Sospol, 12(3), 121 136.: Lessons from
Indonesian floods. Asian Journal of
Disaster Management, 5(2), 90–105.
Rahman, F., Abdullah, I., dan Yusuf,
M. (2023). Community participation in
flood management in Aceh Utara.
Journal of Community Resilience, 5(2),
102
Refbacks
- There are currently no refbacks.