PENINGKATAN KESADARAN MAHASISWA DALAM PEMILIHAN DAN PENGOLAHAN PANGAN LOKAL

Ismiati Ismiati, Ibrahim Ibrahim, Syarifah Asyura, Nanda Fitriana, Kesumawati Kesumawati, Rouzatun Nisa, Rossi Aulia Pratiwi, Ersa Rahayu, Irhamna Irhamna, Melia Riska, Najwa Magfirah Melala

Abstract


Pangan olahan lokal memiliki peran penting dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat, namun kesadaran mahasiswa dalam memilih dan mengolah pangan lokal yang aman dan bergizi masih perlu ditingkatkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran mahasiswa S1 Gizi mengenai pemilihan serta pengolahan pangan olahan lokal melalui pemanfaatan tempe sebagai sumber protein nabati. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif partisipatif yang meliputi pre-test, kuliah interaktif, demonstrasi praktik pengolahan tempe secara higienis, post-test, serta evaluasi dan refleksi. Kegiatan dilaksanakan selama dua minggu dengan melibatkan mahasiswa aktif semester 4–6 yang dipilih secara purposive. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sekitar 65% mahasiswa memiliki pengetahuan yang terbatas terkait kandungan gizi kedelai, pemilihan bahan baku yang baik, dan proses fermentasi tempe yang higienis. Setelah mengikuti program, terjadi peningkatan pengetahuan dan praktik mahasiswa, di mana sekitar 85% peserta menunjukkan perubahan positif dalam pemilihan dan pengolahan pangan lokal yang lebih aman dan bergizi. Mahasiswa juga memahami pentingnya tempe sebagai sumber protein nabati berkualitas yang mendukung pola makan gizi seimbang. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pemanfaatan pangan lokal serta mendorong penerapan perilaku konsumsi pangan yang lebih sehat.

Full Text:

PDF

References


Anonim. 2009. Kedelai. http://ristra. multiply.com/photos/hires/upload.

Arwin, A., Mulyana, H. I., Tarmizi, T., Masrizal, M., Faozi, K., & Adie, M. 2012. Galur mutan harapan kedelai super genjah Q-298 dan 4- Psj. Jurnal ilmiah aplikasi isotop dan radiasi, 8 (2), 107-116.

Abolfotouh, M.A., Banimustafa, A.A., Mahfouz, A.A., Al-Assiri, M.H., AlJuhani, A.F. & Alaskar, A.S., 2015. Using the health belief model to predict breast self-examination among Saudi women. BMC Public Health, 15(1163). https://doi.org/10.1186/s12889-015-2510-y.

Barz, W., Ang, G.B., Papendorf. 1991. Metabolism of isoflavones and formation of factor-2 by tempeh producing microorganism Tempeh Workshop, Cologne. 20 May 1991.

Cahyadi, W. 2006. Kedelai Khasiat dan Teknologi. Bandung (ID): Bumi Aksara. Suhardjo, 1989. Suhardjo, 1989. Sosial Budaya Gizi. Depdikbud, Dirjen Pendidikan Tinggi Pusat Antar Universitas Pangan Gizi, IPBs.

de Mann, J.M. 1989. Principle of Food Chemistry. The Avi Pub Co. Inc., Westport. Connecticut (4): 10-13.

Lisanti,E., (dkk). Inovasi Aneka Pangan Bergizi Tinggi dari Bahan Kedelai Iradiasi Gamasugen untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Rawamangun Jakarta Timur. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 18 No. 1 Tahun 2021. DOI: https://doi.org/10.21009/sarwahita.181.8 P-ISSN: 0216-7484 E-ISSN: 2597-8926

Lisanti, E., & Arwin, A. (2019, December). Phytochemical screening and proximate analysis of soybeans (Glycine max) variety Gamasugen 1 and Gamasugen 2 derived from gamma rays irradiation. In Journal of Physics: Conference Series. 1402, No. 5, p. 055023). IOP Publishing.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.