PELATIHAN PIJAT BAYI BAGI IBU SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KESEHATAN DAN KENYAMANAN BAYI
Abstract
Pijat bayi merupakan salah satu bentuk stimulasi yang dapat memberikan manfaat bagi kesehatan, kenyamanan, serta pertumbuhan dan perkembangan bayi. Namun, masih banyak ibu yang belum memahami teknik pijat bayi yang benar sehingga diperlukan kegiatan edukasi dan pelatihan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam melakukan pijat bayi secara tepat, aman, dan mandiri.
Kegiatan dilaksanakan melalui metode penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan sesi diskusi. Sasaran kegiatan adalah ibu yang memiliki bayi usia 0–12 bulan. Pengabdian masyarakat dilakukan pada bula april 2025. Materi yang diberikan meliputi manfaat pijat bayi, waktu yang tepat untuk melakukan pijat, kontraindikasi, persiapan sebelum pijat, serta teknik pijat bayi sesuai prosedur. Evaluasi dilakukan melalui observasi keterampilan peserta sebelum dan sesudah pelatihan serta tanya jawab untuk menilai pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu setelah mengikuti pelatihan. Peserta mampu menjelaskan manfaat pijat bayi, memahami tahapan pelaksanaan pijat, serta mempraktikkan teknik pijat bayi dengan urutan dan gerakan yang benar. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama pelaksanaan kegiatan dan menyatakan lebih percaya diri untuk melakukan pijat bayi secara mandiri di rumah. Kegiatan pelatihan pijat bayi terbukti memberikan manfaat dalam meningkatkan kemampuan ibu melakukan pijat bayi secara aman dan benar. Pelaksanaan kegiatan serupa secara berkelanjutan diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas perawatan bayi, mempererat ikatan antara ibu dan bayi, serta berkontribusi terhadap kesehatan, kenyamanan, dan tumbuh kembang bayi secara optimal.
Kata kunci: pelatihan, pijat bayi, ibu, kesehatan bayi, kenyamanan bayi, pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan dilaksanakan melalui metode penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan sesi diskusi. Sasaran kegiatan adalah ibu yang memiliki bayi usia 0–12 bulan. Pengabdian masyarakat dilakukan pada bula april 2025. Materi yang diberikan meliputi manfaat pijat bayi, waktu yang tepat untuk melakukan pijat, kontraindikasi, persiapan sebelum pijat, serta teknik pijat bayi sesuai prosedur. Evaluasi dilakukan melalui observasi keterampilan peserta sebelum dan sesudah pelatihan serta tanya jawab untuk menilai pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu setelah mengikuti pelatihan. Peserta mampu menjelaskan manfaat pijat bayi, memahami tahapan pelaksanaan pijat, serta mempraktikkan teknik pijat bayi dengan urutan dan gerakan yang benar. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama pelaksanaan kegiatan dan menyatakan lebih percaya diri untuk melakukan pijat bayi secara mandiri di rumah. Kegiatan pelatihan pijat bayi terbukti memberikan manfaat dalam meningkatkan kemampuan ibu melakukan pijat bayi secara aman dan benar. Pelaksanaan kegiatan serupa secara berkelanjutan diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas perawatan bayi, mempererat ikatan antara ibu dan bayi, serta berkontribusi terhadap kesehatan, kenyamanan, dan tumbuh kembang bayi secara optimal.
Kata kunci: pelatihan, pijat bayi, ibu, kesehatan bayi, kenyamanan bayi, pengabdian kepada masyarakat.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.