MENINGKATKAN MINAT MENGIKUTI KEGIATAN KEPRAMUKAAN MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK

Fitri Yanti, Salwa Hayati

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan minat siswa dalam mengikuti kegiatan kepramukaan pada siswa sesudah mengikuti layanan bimbingan kelompok. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan subjek sebanyak sepuluh orang siswa kelas X IPA-1 di SMA Negeri 1 Jaya yang mempunyai minat dalam mengikuti kegiatan kepramukaan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala psikologi, observasi, dan dokumentasi. Untuk menganalisis data digunakan teknik analisis data kuantitatif dan analisis deskriptif persentase. Dari hasil penelitian diketahui bahwa, (1) 10 responden yang menjadi sampel memiliki persentase rata- rata minat mengikuti kegiatan kepramukaan 58.00% (kategori sedang) sebelum diberikan layanan bimbingan kelompok . (2) Setelah diberi layanan bimbingan kelompok secara umum responden memiliki rata-rata post test sebesar 76.20% (kategori tinggi). Simpulan dari penelitian ini adalah meningkatnya minat siswa mengikuti kegiatan kepramukaan setelah mendapatkan layanan bimbingan kelompok. Berdasarkan hasil penelitian maka disarankan (1) Guru pembimbing disekolah dapat menggunakan layanan bimbingan kelompok dalam berupaya untuk meningkatkan minat mengikuti kegiatan kepramukaan pada siswa. (2) Sebaiknya siswa senantiasa menjaga minat mengikuti kegiatan kepramukaan yang diadakan di sekolah yang telah diperoleh dari layanan Bimbingan Kelompok.

Kata kunci: Minat mengikuti kegiatan kepramukaan, layanan bimbingan kelompok.

This study aims to determine the increase in student interest in participating in scouting activities in students after participating in group guidance services. The type of research used in this research is experimental research. The research subjects in this study were ten students of class X IPA-1 at SMA Negeri 1 Jaya who had an interest in participating in scouting activities. The data collection method used is a psychological scale, observation, and documentation. To analyze the data used quantitative data analysis techniques and percentage descriptive analysis. From the results of the study, it is known that, (1) 10 respondents who became the sample had an average percentage of interest in participating in scouting activities of 58.00% (medium category) before being given group guidance services. (2) After being given group guidance services, in general, respondents have an average post test of 76.20% (high category). The conclusion of this research is the increasing interest of students in participating in scouting activities after receiving group guidance services. Based on the results of the study, it is suggested that (1) Supervising teachers in schools can use group guidance services in an effort to increase students' interest in participating in scouting activities. (2) Students should always maintain an interest in participating in scouting activities held in schools that have been obtained from Group Guidance services.

Keywords: Interest in participating in scouting activities, group guidance services.



Full Text:

PDF

References


Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Pt Rineka Cipta.

Azwar, Azrul. 2009. Gerakan Pramuka AD/ ART. Jakarta : Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.

Azwar, Syarifudin. 2005. Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hurlock, B. Elizabeth. 2006.Psikologi Perkembangan. Jakarta: Erlangga.

Jalal, Fasli. 2007. Rambu-Rambu Penyelenggaraan Bimbingan Dan Konseling Dalam Jalur Pendidikan Formal. Jakarta: Dirjen PMPTK Depdiknas.

Jurnal Minat Kepramukaan. Online at http:jurnal.go.id.// minat kepramukaan.pdf (accessed 16/11/2012, 22:34).

Kamus Besar Bahasa Indonesia, 2003. Jakarta: Balai Pustaka.

Kartono, Kartini. 1996. Psikologi Umum. Bandung: Mandar Maju.

Kusuma, Rais. 2008. Keefektifan Layanan Bimbingan Kelompok Dalam Meningkatkan Kemampuan Berinteraksi Sosial Siswa Kelas XI di SMA N 2 Ungaran Tahun Ajaran 2007/2008. Skripsi (tidak diterbitkan). Semarang: Fakultas Ilmu Pendidikan UNNES.

Minat kepramukaan. Online at www.unika.ac.id.//minat –//sandjaja.htm (accesssed 01/11/2016, 19:25).

Minat kepramukaan-hasil survey UNESCO. Online at (www.pemustaka.com// UNESCO// minat kepramukaan.htm (accessed 01/07/2012).

Mugiarso, Heru.2007. Bimbingan dan Konseling. Semarang: UNNES Pers.

Prayitno dan Amti, Erman.1994.Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Rineka Cipta.

Prayitno. 1995. Layanan Bimbinga dan Konseling Kelompok ( dasar dan profil). Padang: Galia Indonesia.

Riezky. 2010. Meningkatkan Minat Siswa Mengikuti Ekstrakulikuler Melalui Layanan Informasi Pada Siswa Kelas VII SMP N 18 Semarang Tahun Ajaran 2009/2010. Skripsi (tidak diterbitkan). Semarang: Fakultas Ilmu Pendidikan UNNES.

Romlah, Tatik. 2001. Teori dan Praktek Bimbingan Kelompok. Jakarta : Dikti PPLPTK.

Sarono. 2008. Pedoman Pelaksanaan Pelayanan Konseling. Parung: PPPPTK Penjas dan BK.

Slameto, 2003. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sudjana. 2005. Metoda Statistika. Bandung:Tarsito.

Sugiyono.2009. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: alfabeta.

Sukardi, Dewa Ketut. 2002. Manajemen Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Bali: Alfabeta.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12. 2010. Gerakan Pramuka. Jakarta (www.uugerakan pramuka.com// (accessed 24/08/2013).

Walgito, Bimo. 2004.Penganar Psikologi Umum. Yogyakarta: Andi.

Wibowo, Mungin Eddy. 2005. Konseling Kelompok Perkembangan. Semarang: Unnes Press.

Winkel.W.S & M.M. Hastuti.Sri.2007. Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Yogyakarta:Media Abadi.

Yusmiati, Rini. 2010. Meningkatkan Keaktifan Siswa Dalam Proses Belajar di Kelas melalui Layanan Bimbingan Kelompok Pada Siswa Kelas VIII SMP N 7 Semarang tahun Ajaran 2009/2010. Skripsi (tidak diterbitkan). Semarang: Fakultas Ilmu Pendidikan UNNES.




DOI: https://doi.org/10.3314/jes.v8i1.1981

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


This journal indexed by

Google SchoolarPortal Garuda