URGENSI ASESMEN AWAL ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) DI SEKOLAH DASAR INKLUSI: STUDI KASUS DI SD ISLAM KARAKTER HARSYA BANDA ACEH

Penulis

  • Saprina Siregar
  • Herawati
  • Yawma Wulida
  • Silvia Rahmi
  • Ayu Wahifa
  • Helsi Maisara

DOI:

https://doi.org/10.33143/

Abstrak

Asesmen awal merupakan langkah fundamental dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Tanpa asesmen yang tepat, proses pembelajaran berisiko tidak sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya asesmen awal ABK melalui studi kasus di SD Islam Karakter Harsya Banda Aceh, yang menerima siswa pindahan dari sekolah negeri dengan latar belakang ABK, namun belum dilakukan asesmen awal secara sistematis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus berbasis kajian literatur ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketiadaan asesmen awal menyebabkan kesenjangan kemampuan akademik dan perkembangan antara siswa ABK dengan teman sebayanya, meskipun memiliki diagnosis yang sama atau lebih ringan. Temuan ini sejalan dengan berbagai penelitian yang menegaskan bahwa asesmen merupakan fondasi dalam identifikasi kebutuhan, perencanaan pembelajaran individual, dan intervensi pendidikan yang tepat. Oleh karena itu, asesmen awal perlu diimplementasikan secara sistematis di sekolah inklusi sebagai dasar layanan pendidikan yang berkeadilan.

Kata kunci: asesmen awal, ABK, pendidikan inklusif, sekolah dasar

Diterbitkan

2026-03-28

Terbitan

Bagian

Articles