HUBUNGAN MENGKONSUMSI MAKANAN MANIS DENGAN KARIES GIGI PADA SISWA SDN 104211 MARINDAL

Alifiya Nabila Pratiwi, Ratna Wilis

Abstract


Karies Gigi merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang paling umum dijumpai pada anak-anak usia sekolah dasar. Berdasarkan data awal yang peneliti ambil pada 15 orang siswa kelas 5 SDN 104211 Marindal. Salah satu faktor utama penyebab karies gigi adalah kebiasaan mengkonsumsi makanan manis secara berlebihan tanpa diimbangi dengan kebiasaan menjaga kebersihan gigi dan mulut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsumsi makanan manis dengan karies gigi pada siswa SDN 104211 Marindal.

Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Sampel penelitian ini sebanyak 70 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 yang dipilih secara acak (random sampling). Instrumen yang digunakan meliputi kuisioner konsumsi makanan manis dan pemeriksaan karies gigi menggunakan indeks def-t dan DMF-T. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki kebiasaan mengkonsumsi makanan manis dalam kategori kadang-kadang ( 41,4% ) dan sering (34,3%). Sebagian besar siswa juga mengalami karies dengan tingkat sedang (40%) dan tinggi (28,8%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,003 (p<0,05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi konsumsi makanan manis dengan karies gigi pada siswa.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa semakin sering siswa mengkonsumsi makanan manis maka semakin tinggi risiko terjadinya karies gigi. Diperlukan peran aktif sekolah, orang tua, dan tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut serta mengurangi konsumsi makanan manis.

Keywords


Makanan Manis, Karies Gigi, Siswa Sekolah Dasar, Konsumsi, Kesehatan Gigi.

Full Text:

PDF

References


"Hubungan Konsumsi Makanan Kariogenik dan Kebiasaan Menyikat Gigi pada Anak Usia Sekolah di SDN Daya I Makassar."Wal'afiat Hospital Journal, 1(2), 30–37.

"Status Karies Diukur dengan ICDAS II terhadap Kualitas Hidup pada Anak" oleh Ulfah Utami et al., diterbitkan dalam JDHT Journal of Dental Hygiene and Therapy, Volume 5, Nomor 2, Tahun 2024.

(Vol. 110, Issue 9Murray PR, Rosenthal KS, Kobayashi GS, Pfaller MA. Medical Kesehatan Makassar 22.1 (2023): 61-68.

Abubakar, Syamsuddin, dan Ridha Wardana. “Hubungan Mengonsumsi Makanan Kariogenik Terhadap Kejadian Karies Gigi Pada Anak Usia Sekolah Dasar Dengan Resiko Stunting di Sekolah Dasar.” Media Kesehatan Gigi: Politeknik

Agung, I. G. A. A., Wedagama, D. M., Hartini, I. G. A. A., Maaruf, M. T., & Hervina. (2017). Gizi, Kesehatan Gigi dan Mulut Anak Usia Sekolah. In Journal of Chemical Information and Modeling Microbiology. 4th ed. St. Louis: Mosby; 2002.

Andriani, Andriani, Cut Ratna Keumala, and Sisca Mardelita. "Hubungan Mengkonsumsi Makanan Kariogenik Dengan Status Karies Gigi Pada Siswa SMP Negeri 1 Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar." NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah 17.1 (2024): 33-41.

Diasari, Ade Difa. Hubungan konsumsi makanan kariogenik dengan kejadian karies gigi pada anak sekolah dasar di sd negeri 1 bantarwuni. Diss. Universitas muhammadiyah gombong, 2024.

Eni, Nurhaeni. "Hubungan Mengonsumsi Makanan Manis Terhadap Tingkat Kejadian Karies Pada Anak Usia Sekolah Dasar (Studi Literatur)." Media Kesehatan Gigi: Politeknik Kesehatan Makassar 19.2 (2021).

Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surabaya. (2023). "Penyebab Gigi Karies dan Bagaimana Cara Mengatasinya."

Farizah, Listia Nur, IGA Kusuma Astuti, dan Ratih Larasati. "Hubungan Konsumsi Makanan Kariogenik Terhadap Kejadian Karies Gigi Pada Anak Usia Sekolah Dasar." Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi 2.2 (2021): 266-275.

Fejerskov, Ole, Bente Nyvad, and Edwina Kidd, eds. Dental caries: the disease and its clinical management. John Wiley & Sons, 2015.

Fifiana, S. Y., Hidayati, S., & Larasati, R. (2023). "Gambaran Pengetahuan tentang Karies Gigi pada Siswa Sekolah Dasar." Indonesian Journal of Health and Medical, 3(4), 89–101.

Jurnal Kesehatan Gigi - Poltekkes Kemenkes Semarang. (2021). "Proses Terjadinya Karies Gigi."

Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang. (2018). "Faktor Penyebab Terjadinya Karies Gigi pada Siswa Sekolah Dasar."

Marlita, Lora, and Aprilia Suci Cahyani. "Hubungan mengkonsumsi makanan kariogenik dengan kejadian karies pada anak sekolah dasar x pekanbaru." menara medika 7.1 (2024): 134-141.

Melati, Mela Citra, et al. "Kesehatan gigi dan mulut dalam perspektif Islam." ARSA (Actual Research Science Academic) 4.1 (2019): 13-23.

Melinda, Q. E. T., Edi, I. S., & Marjianto, A. (2022). "Hubungan Pengetahuan Makanan Kariogenik dengan Kejadian Karies pada Anak Usia 6-12 Tahun di Manyar Sabrangan Surabaya." Indonesian Journal of Health and Medical, 2(3), 312–319.

Moynihan, P., & Petersen, P.E. (2004). Diet, nutrition and the prevention of dental diseases. Public Health Nutrition, 7(1A), 201–226.

Norfai, Rahman, E. 2017. Hubungan Pengetahuan dan Kebiasaan Menggosok Gigi dengan Kejadian Karies Gigi di SDI Darul Mu’minin Kota Banjarmasin Tahun 2017. Vol 8 No.1. Hal 212-218.

Notoadmodjo, S. ( 2010 ). Metodologi Penelitian Kesehatan. PT. Rineka Cipta.

Notoadmodjo, S. ( 2012 ) Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasi. PT. Rineka Cipta.

Rahman, E, Ilmi, M.B, Anam, K. 2018. Kebiasaan Mengkonsumsi Jajanan Kariogenik Sebagai Penyebab Karies Gigi pada Anak di Madrasah Diniyah Islamiyah Muhammadiyah Kindaung Banjarmasin. Jurkessia. Vol.IX No.1. Hal.34-37.

Ramadhan, A. G. "Serba Serbi Kesehatan Gigi & Mulut (NP Handayani." (2010).

Rois, faozi. Hubungan Perilaku Mengkonsumsi Makanan Manis Dengan Kejadian Karies Gigi Pada Anak Usia Sekolah di SD Negeri Harjodowo Kecamatan Kuwarasan Kabupaten Kebumen. Diss. stikes muhammadiyah gombong, 2017.

Ronaldo, Ferry, Henry Wiyono, and Uci Pitria Anggraini. "Hubungan Kebiasaan Konsumsi Makanan Kariogenik dengan Kejadian Karies Gigi pada Anak Sekolah Dasar Kelas V di SDN 1 Bukit Tunggal Palangka Raya." Jurnal Kesehatan Medika Udayana 10.01 (2024): 28-42.

Sheiham, A. (2001). Dietary effects on dental diseases. Public Health Nutrition, 4(2B), 569–591.

Sibarani, M. R. (2014). Karies: Etiologi, Karakteristik Klinis dan Tatalaksana.

Tahulending, Anneke A. "Hubungan pengetahuan tentang makanan kariogenik dengan indeks DMF-T pada siswa kelas VII A SMPN 4 Pineleng Kabupaten Minahasa." hubungan pengetahuan tentang makanan kariogenik dengan indeks dmf-t pada siswa kelas vii a smpn 4 pineleng kabupaten minahasa (2018).

WHO. (2017). Guideline: Sugars Intake for Adults and Children. World Health Organization.

Wowor, V. N. S., Wahyuni, R., & Rokot, G. F. Y. (2023). "Hubungan Konsumsi Makanan Kariogenik dan Kejadian Karies Gigi pada Anak Usia Sekolah di Desa Wori."e-GiGi, 12(2), 227–232.




DOI: https://doi.org/10.33143/jhtm.v11i2.5296

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


e-ISSN: 2615-109X
p-ISSN: 2442-4706

Principal Contact

Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM)
Universitas Ubudiyah Indonesia - Jl. Alue Naga Desa Tibang, Banda Aceh 23114, Indonesia
Phone: 0651-7555566
Fax: 0651-7555566
Email: dppm@uui.ac.id

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License