HUBUNGAN DISMENORE DENGAN AKTIVITAS BELAJAR PADA REMAJA PUTRI DI PONDOK PESANTREN TAKHASHUSH DINIYAH KAMPUNG BARU

Mukarramah Mukarramah, Istiqamah Istiqamah, Yayuk Puji Lestari, Novalia Widia Ningrum

Abstract


Dismenore merupakan gangguan fisik yang berupa nyeri (kram perut) dan Dismenore merupakan nyeri sebelum, sewaktu, dan sesudah menstruasi. Gangguan ini biasanya mulai terjadi pada 24 jam sebelum terjadinya perdarahan menstruasi dan dapat terasa 24 – 36 jam. Kram tersebut terutama dirasakan di daerah perut bagian bawah menjalar ke punggung atau permukaan dalam paha. Mereka yang mengalami dismenore pada saat menstruasi akan membatasi aktivitas harian mereka khususnya aktivitas dalam pembelajaran sekolah. Seorang siswi yang mengalami dismenore tentunya akan merasa terganggu aktivitas belajar mereka disekolah bahkan tidak jarang hal ini juga membuat mereka absen atau tidak bisa masuk sekolah. Mengetahui hubungan dismenore dengan aktivitas belajar pada remaja putri dipondok pesantren takhashush diniyah kampung baru. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan Cross Sectional dan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen pengambilan data menggunakan kuesioner. Hasil Penelitian menunjukan sebagian besar remaja putri mengalami dismenore sedang sebanyak 22 orang (35,5%) dan yang mengalami aktivitas terganggu sebanyak 23 orang (37,1%). Dalam penelitian ini menggunakan analisis uji statistic chi-square dan didapatkan nilai p = 0,003 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara dismenore dengan aktivitas belajar pada remaja putri di Pondok Pesantren Takhashush Diniyah Kampung Baru.

Keywords


Aktivitas Belajar; Dismenore; Remaja

Full Text:

PDF

References


Marni. (2022). faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian dismenore pada remaja siswi usia 16-19 tahun. 6(2), 1–23.

Martinus, F. D. (2022). Pengaruh pemberian jus wortel terhadap penurunan derajat dismenore pada remaja putri SMA Negeri 9 Pekanbaru. 10(1), 12–27.

Notoatmodjo, S. (2020). Metodologi Penelitian Kesehatan. PT. Rineka Cipta.

Oktaviani, A. D., & Dewi, Z. (2021). Dismenore primer dan faktor gizi yang mempengaruhi primary dsymenorrhea and faktor affect nutrition. 13(November), 85–94.

Riniasih, W., K yesita, R., & Pertiwi, L. indah. (2023). Efektifitas Aromaterapi Lemon Dengan Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Dismenore pada Remaja Putri di SMAN 1 Jepon. 8(1), 62–69.

Salamah, U. (2019). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri terhadap Perilaku Penanganan Dismenore. Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia, 9(03), 123–127.

Saputra, A., Khasanah, U., Hayati, S., & Susilawati, S. (2021). Hubungan Disminore dengan Aktivitas Belajar pada Remaja Siswi Kelas X dan XI SMA N Rancakalong.

Shafa, L., Triana, N., & Haniyah, S. (2021). Hubungan Dismenore Dengan Aktivitas Belajar Praktik Mahasiswi Keperawatan Fakultas Kesehatan Universitas Harapan Bangsa Purwokerto. Jurnal Surya, 11(01), 5–7.

Sofia, S., & Fathur, F. (2019). Asupan Kalsium Dan Magnesium Serta Akfititas Fisik Berhubungan Dengan Dismenore Pada Remaja. Jurnal Riset Pangan Dan Gizi, 2(1), 12–22.

Wulandari, W. (2019). Hubungan antara tingkat stres akademik dengan kejadian dismenore primer pada remaja putri di SMP Darul Hijrah Putri Martapura. Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Kejadian Dismenore




DOI: https://doi.org/10.33143/jhtm.v11i2.5476

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


e-ISSN: 2615-109X
p-ISSN: 2442-4706

Principal Contact

Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM)
Universitas Ubudiyah Indonesia - Jl. Alue Naga Desa Tibang, Banda Aceh 23114, Indonesia
Phone: 0651-7555566
Fax: 0651-7555566
Email: dppm@uui.ac.id

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License