EVALUASI KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI PENINGKATAN KASUS DBD DI GAMPONG LUTUENG KABUPATEN PIDIE

Finaul Asyura, Chairanisa Anwar, Rahmad Akbar, Ulfa Husna Dhirah

Abstract


Latar Belakang demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Gampong Lutueng Kabupaten Pidie mengalami peningkatan kasus DBD dalam beberapa tahun terakhir, sehingga diperlukan evaluasi kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi risiko tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi peningkatan kasus DBD berdasarkan aspek pengetahuan, sikap, dan tindakan pencegahan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif. Sampel berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji univariat dan chi-square. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa 62% masyarakat memiliki pengetahuan baik, 58% memiliki sikap positif, namun hanya 46% yang memiliki tindakan pencegahan baik. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dan tindakan pencegahan (p = 0.002), tetapi tidak terdapat hubungan signifikan antara sikap dan tindakan (p = 0.078). Kesimpulan kesiapsiagaan masyarakat Gampong Lutueng berada pada kategori sedang. Pengetahuan masyarakat baik, namun belum sepenuhnya diterapkan dalam tindakan pencegahan DBD. Diperlukan peningkatan edukasi dan pemberdayaan masyarakat untuk menurunkan risiko penularan DBD.

Keywords


kesiapsiagaan, DBD, pengetahuan, sikap, tindakan.

Full Text:

PDF

References


Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kemenkes RI.

World Health Organization. (2022). Dengue and Severe Dengue: Fact Sheet. Geneva: WHO.

Widoyono. (2019). Penyakit Tropis: Epidemiologi, Penularan, dan Pencegahannya (Ed. revisi). Jakarta: Erlangga.

Dinas Kesehatan Provinsi Aceh. (2024). Laporan Tahunan Kasus Demam Berdarah Dengue di Aceh. Banda Aceh: Dinkes Aceh.

Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2005). Health Promotion Planning: An Educational and Ecological Approach (4th ed.). New York: McGraw-Hill.

Guzman, M. G., & Harris, E. (2015). Dengue. Lancet, 385(9966), 453–465. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(14)60572-9

Tambo, E., Yah, C. S., & Ugwu, E. C. (2016). Dengue fever epidemic preparedness in selected African countries. Infectious Diseases of Poverty, 5(1), 1–10. https://doi.org/10.1186/s40249-016-0212-0

Al-Dubai, S. A., Ganasegeran, K., Alshagga, M. A., & Saif-Ali, R. (2013). Factors affecting dengue fever knowledge, attitudes and practices among selected urban, semi-urban and rural communities in Malaysia. Southeast Asian Journal of Tropical Medicine and Public Health, 44(1), 37–49.

Harapan, H., et al. (2019). Knowledge, attitude, and practice regarding dengue virus infection among inhabitants of Aceh, Indonesia. BMC Infectious Diseases, 19, 1–14. https://doi.org/10.1186/s12879-019-4249-1

Silva, M. M., Rodrigues, M. S., & Paploski, I. A. (2016). Risk factors for dengue virus infection in Brazil: A case-control study. American Journal of Tropical Medicine and Hygiene, 94(4), 926–930.




DOI: https://doi.org/10.33143/jhtm.v11i2.5582

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


e-ISSN: 2615-109X
p-ISSN: 2442-4706

Principal Contact

Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM)
Universitas Ubudiyah Indonesia - Jl. Alue Naga Desa Tibang, Banda Aceh 23114, Indonesia
Phone: 0651-7555566
Fax: 0651-7555566
Email: dppm@uui.ac.id

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License