ANALISIS FAKTOR MATERNAL DAN GIZI TERHADAP KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS KOPELMA DARUSSALAM

Alfitri Wahyuni, Sahbainur Rezeki, Rossi Aulia Pratiwi, Mira Andryani, Rizky Swastika Renjani

Abstract


Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang dapat berdampak buruk terhadap kesehatan ibu dan janin. Berbagai faktor maternal dan gizi diduga berperan dalam terjadinya anemia selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor maternal dan gizi terhadap kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kopelma Darussalam. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan antenatal di Puskesmas Kopelma Darussalam. Sampel penelitian diambil dengan teknik sampling sesuai kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan kadar hemoglobin, kuesioner karakteristik ibu, serta penilaian asupan zat besi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat untuk mengetahui hubungan antara variabel independen dengan kejadian anemia.Hasil penelitian menunjukkan bahwa anemia masih ditemukan pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kopelma Darussalam. Faktor usia ibu berhubungan dengan kejadian anemia, di mana ibu hamil pada usia berisiko (<20 tahun dan >35 tahun) lebih banyak mengalami anemia dibandingkan usia reproduksi sehat. Paritas juga berhubungan dengan kejadian anemia, dengan proporsi anemia lebih tinggi pada ibu hamil dengan paritas tinggi. Selain itu, asupan zat besi yang rendah berhubungan signifikan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa faktor maternal, yaitu usia dan paritas, serta faktor gizi berupa asupan zat besi berperan terhadap kejadian anemia pada ibu hamil. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan anemia secara komprehensif melalui peningkatan kualitas pelayanan antenatal, edukasi gizi, pemantauan kadar hemoglobin secara rutin, serta peningkatan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah, khususnya pada ibu hamil dengan faktor risiko.

Keywords


anemia, ibu hamil, faktor maternal, paritas, asupan zat besi.

Full Text:

PDF

References


Wahyuni, A., Sutisna, M., & Nuzul, R. Z. A. (2019). Pengaruh penggunaan multimedia “Edukasi Anemia” terhadap perubahan pengetahuan dan sikap pencegahan anemia pada ibu hamil di Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 5(2), 75–83.

Bothwell, T. H. (2000). Iron requirements in pregnancy and strategies to meet them. The American Journal of Clinical Nutrition, 72(1), 257S–264S. https://doi.org/10.1093/ajcn/72.1.257S

Bencaiova, G., Breymann, C., & Zimmermann, R. (2012). Iron prophylaxis in pregnancy: Is it necessary? European Journal of Obstetrics & Gynecology and Reproductive Biology, 163(1), 1–7. https://doi.org/10.1016/j.ejogrb.2012.03.005

Fitriani, R., Sari, M., & Andini, D. (2021). Determinan anemia pada ibu hamil. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 12(2), 85–93.

Handayani, S., Rahman, F., & Putri, A. (2020). Hubungan paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Jurnal Kebidanan Indonesia, 11(1), 45–52.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia pada Ibu Hamil. Jakarta: Kemenkes RI.

Kurniawati, D., Lestari, W., & Rahayu, S. (2019). Pola makan dan kejadian anemia pada ibu hamil. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 11(3), 134–142.

Lestari, N., & Putri, A. R. (2018). Faktor risiko anemia pada ibu hamil. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(2), 120–127.

Milman, N. (2011). Iron deficiency and anemia in pregnant women in developing countries. Annals of Hematology, 90(1), 1–7. https://doi.org/10.1007/s00277-010-1147-5

Nurhayati, E., & Lestari, D. (2018). Hubungan paritas dan jarak kehamilan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Jurnal Ilmu Kebidanan, 6(2), 67–74.

Putri, R. M., Yuliana, E., & Hidayat, T. (2021). Asupan zat besi dan kejadian anemia pada ibu hamil. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 17(1), 23–31.

Sari, D. P., & Dewi, N. K. (2020). Hubungan asupan zat besi dengan kadar hemoglobin ibu hamil. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 14(2), 89–96.

Sari, M., Utami, S., & Wulandari, E. (2019). Faktor-faktor yang memengaruhi anemia pada ibu hamil. Jurnal Keperawatan dan Kebidanan, 8(1), 33–41.

Suryani, L., Hasanah, U., & Amelia, R. (2020). Prevalensi anemia dan faktor risikonya pada ibu hamil di Aceh. Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh, 6(1), 10–18.

World Health Organization. (2021). Anaemia in women and children: Global estimates. Geneva: WHO.




DOI: https://doi.org/10.33143/jhtm.v11i2.5612

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


e-ISSN: 2615-109X
p-ISSN: 2442-4706

Principal Contact

Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM)
Universitas Ubudiyah Indonesia - Jl. Alue Naga Desa Tibang, Banda Aceh 23114, Indonesia
Phone: 0651-7555566
Fax: 0651-7555566
Email: dppm@uui.ac.id

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License