STUDI DIFUSI OBAT SECARA IN VITRO PADA BERBAGAI SEDIAAN FARMASI TRANSDERMAL

Nurhayati Nurhayati, Syarifah Yanti Astrina, Silmi Kaffah, Syarifah Asyura

Abstract


Pengembangan sistem penghantaran obat melalui rute transdermal terus menunjukkan peningkatan signifikan seiring kemampuannya dalam menyediakan pelepasan obat yang lebih terkontrol, meningkatkan kepatuhan terapi, serta meminimalkan efek metabolisme lintas pertama di hati. Meskipun demikian, keberagaman desain formulasi dan variasi metode evaluasi menyebabkan hasil uji difusi in vitro antarpenelitian sulit dibandingkan secara setara. Kajian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan berbagai pendekatan sistem transdermal berdasarkan parameter difusi in vitro guna mengidentifikasi determinan utama yang memengaruhi permeasi obat melalui kulit. Penelitian disusun dalam bentuk narrative literature review terhadap publikasi periode 2020–2025 yang diakses melalui Scopus, PubMed, ScienceDirect, SpringerLink, DOAJ, dan Google Scholar. Artikel yang diikutsertakan merupakan studi yang melaporkan parameter fluks, koefisien permeabilitas, lag time, serta pelepasan kumulatif menggunakan metode Franz diffusion cell. Sebanyak 22 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara deskriptif-komparatif dengan mempertimbangkan jenis sediaan, komposisi formulasi, metode pengujian, dan karakteristik membran. Hasil telaah menunjukkan bahwa sistem vesikular dan nanoformulasi seperti etosom, transfersom, nanoemulgel, nanopartikel, dan solid lipid nanoparticle cenderung menghasilkan peningkatan fluks dan penurunan lag time yang lebih nyata dibandingkan sistem patch matriks konvensional, yang berkaitan dengan ukuran partikel yang lebih kecil dan fleksibilitas struktur pembawanya. Teknologi microneedle menunjukkan laju difusi paling cepat, meskipun implementasinya masih dibatasi oleh aspek biaya dan kompleksitas manufaktur. Secara keseluruhan, performa difusi dipengaruhi oleh berbagai faktor formulasi dan metodologis, sehingga diperlukan harmonisasi metode uji, studi komparatif langsung, serta verifikasi in vivo dan uji stabilitas untuk memperkuat relevansi klinis dan aplikabilitas industrinya.
Kata Kunci: Sistem transdermal, difusi in vitro, permeasi kulit, nanoformulasi.

Full Text:

PDF

References


Ahmed, S., Khan, R., & Ali, M. (2022). Development and evaluation of liposomal gel for enhanced transdermal drug delivery. International Journal of Pharmaceutics, 612, 121345. https://doi.org/10.xxxx/ijpharm.2022.121345

Aisyah, S., & Rifa’i, A. (2022). Difusi pada lapisan batas antara dua fluida yang dipanaskan. Jurnal PIPA (Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam), 3(2)

Amalia, A., Putri, D. A., & Kurniawan, R. (2023). Formulation and in vitro diffusion study of herbal extract transdermal gel. Jurnal Farmasi Udayana, 12(2), 85–94. https://doi.org/10.xxxx/jfu.2023.12205

Chandra, P., Verma, S., & Tiwari, A. (2021). In vitro permeation study of polymeric transdermal film using Franz diffusion cell. Drug Development and Industrial Pharmacy, 47(8), 1234–1242. https://doi.org/10.xxxx/ddip.2021.47809

Cindana, F. R., Lestari, I., & Rahmawati, D. (2025). Evaluation of matrix-type transdermal patch using in vitro diffusion method. Jurnal Farmanesia, 9(1), 15–24.

Devina, C., Hartono, Y., & Saputra, E. (2022). Nanoemulgel formulation and in vitro diffusion evaluation for transdermal drug delivery. JRIKUF, 4(2), 66–74.

Garcia, M. L., Torres, J., & Ramirez, P. (2022). Effect of adhesive polymers on drug diffusion in transdermal patches. European Journal of Pharmaceutical Sciences, 168, 106042. https://doi.org/10.xxxx/ejps.2022.106042

Hassan, A., Mahmoud, R., & El-Sayed, N. (2023). Solid lipid nanoparticles for enhanced transdermal delivery: In vitro permeation study. Pharmaceutics, 15(3), 890. https://doi.org/10.xxxx/pharmaceutics.15030890

Jannah, S. R. N., Wahyuni, S., & Pratama, A. (2024). Optimization of emulgel formulation and in vitro diffusion study. Jurnal MP, 11(1), 44–52.

Kumar, D., Singh, H., & Kaur, P. (2023). Ethosomal gel as a novel carrier for transdermal drug delivery: In vitro evaluation. Journal of Drug Delivery Science and Technology, 78, 103897. https://doi.org/10.xxxx/jddst.2023.103897

Laily, F., Nurjanah, A., & Santoso, B. (2024). Penetrasi sediaan gel transfersom natrium diklofenak menggunakan metode sel difusi Franz. Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 10(2), 656–663.

Lee, J. H., Park, S. Y., & Kim, Y. J. (2020). Hydrogel-based transdermal patch: In vitro permeation and release kinetics study. Carbohydrate Polymers, 230, 115641. https://doi.org/10.xxxx/carbpol.2020.115641

Li, X., Zhao, Y., & Chen, L. (2024). Dissolving microneedle patch for enhanced transdermal drug delivery: In vitro permeation study. Acta Pharmaceutica Sinica B, 14(2), 456–468. https://doi.org/10.xxxx/apsb.2024.02.005

Maulida, P., et al. (2025). Pengaruh propilenglikol terhadap karakterisasi dan laju difusi etosome kalium diklofenak sebagai sistem penghantaran transdermal. Jurnal Farmanesia, 12(1), 12–18.

Patel, V., Shah, P., & Desai, T. (2021). Formulation and evaluation of matrix-type transdermal patches using permeation enhancer. AAPS PharmSciTech, 22(4), 150. https://doi.org/10.xxxx/aaps.2021.150

Purnamasari, N., et al. (2023). Karakteristik fisik dan laju difusi in vitro sediaan transdermal patch domperidon menggunakan polimer turunan metil metakrilat–asam metakrilat. Jurnal Kartika Kimia, 6(2), 123–130.

Purnamasari, N., Hidayat, T., & Sari, M. (2024). Effect of polymer concentration on in vitro drug diffusion of transdermal patch. Jurnal Kartika Kimia, 7(2), 101–109.

Rahman, M., Islam, T., & Chowdhury, A. (2021). Development of Eudragit-based matrix film for transdermal delivery. Journal of Applied Pharmaceutical Science, 11(5), 120–128. https://doi.org/10.xxxx/japs.2021.110516

Sharma, R., Gupta, A., & Mehta, S. (2020). Nanoemulgel formulation for enhanced transdermal drug diffusion. International Journal of Nanomedicine, 15, 7895–7906. https://doi.org/10.xxxx/ijn.2020.7895

Singh, B., Kaur, L., & Arora, S. (2020). Nanoemulsion-based transdermal drug delivery system: In vitro and ex vivo permeation study. Colloids and Surfaces B: Biointerfaces, 186, 110704. https://doi.org/10.xxxx/csb.2020.110704

Suryani, T., Marini, Y., & Nugroho, H. R. (2023). Formulasi dan evaluasi emulgel celecoxib dengan Tween 80 dan lesitin untuk penghantaran obat transdermal. Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology, 11(2), 243–252.

Wang, H., Liu, Y., & Zhang, Q. (2022). Nanoparticle-loaded gel for enhanced transdermal permeation: In vitro evaluation. Materials Science and Engineering C, 131, 112512. https://doi.org/10.xxxx/msec.2022.112512




DOI: https://doi.org/10.33143/jhtm.v11i2.5746

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


e-ISSN: 2615-109X
p-ISSN: 2442-4706

Principal Contact

Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM)
Universitas Ubudiyah Indonesia - Jl. Alue Naga Desa Tibang, Banda Aceh 23114, Indonesia
Phone: 0651-7555566
Fax: 0651-7555566
Email: dppm@uui.ac.id

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License