DETERMINAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATOH KOTA BANDA ACEH

Asmaul Husna, Nuzulul Rahmi, Uswatun Fauziah Lubis

Abstract


Diabetes Melitus Tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang prevalensinya terus meningkat,dan menjadi penyebab kematian siginifikan di Indonesia. Termasuk di wilayah kerja Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh jumlah penderita Diabetes Melitus tipe 2 pada tahun 2022 tercatat sebanyak 89 orang (14,6%) dari 609 pengunjung poli penyakit dalam. Pada tahun 2023 menurun menjadi 54 orang (11%) dari 508 pengunjung, namun kembali meningkat pada tahun 2024 menjadi 99 orang (16,1%) dari 613 pengunjung. Peningkatan ini diduga kuat disebabkan oleh pola makan tidak sehat, obesitas, gaya hidup kurang aktif, dan kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman manis. Identifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kadar gula darah sangat penting untuk pengendalian penyakit ini. Untuk mengetahui hubungan antara Pola Makan, Obesitas, dan Gaya Hidup dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 94 orang yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan pengukuran antropometri. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact Test. Tidak terdapat hubungan antara pola makan dan kadar gula darah (p = 0,988). Terdapat hubungan yang sangat signifikan antara obesitas dan kadar gula darah (p = 0,000). Gaya hidup juga menunjukkan hubungan yang bermakna dengan kadar gula darah (p = 0,037). Terdapat hubungan antara obesitas dan gaya hidup dengan kadar gula darah pada pasien DM tipe 2. Namun, pola makan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Diharapkan pihak Puskesmas dapat meningkatkan edukasi mengenai pengendalian berat badan dan penerapan gaya hidup sehat untuk pengelolaan gula darah yang optimal.
Kata kunci : Diabetes Melitus Tipe 2, Kadar Gula Darah, Pola Makan, Obesitas, Gaya Hidup

Full Text:

PDF

References


Andika, Fauziah., dkk. (2023). Metodologi Penelitian Kesehatan. Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM) Universitas Ubudiyah Indonesia.

Andika, I. gede. (2022). Skripsi Hubungan Pola Makan Dan Aktifitas Fisik Dengan Gula Darah Pada Penderita Diabetes Militus Tipe Ii Di Puskesmas Ii Denpasar Barat.

Ariyanti, N., & Prasetyo, B. (2022). Hubungan Gaya Hidup Sehat dengan Kadar HbA1c pada Pasien Diabetes Tipe 2. Jurnal Gizi dan Penyakit Dalam, 10(1), 41–48.

Cahyaningsih, R. B. (2023). Hubungan pola makan dengan kejadian diabetes melitus pada usia dewasa di Puskesmas X Kota Bekasi (Tesis, Program Studi S1 Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Keluarga Bekasi). Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Keluarga Bekas

Dinas Kesehatan Provinsi Aceh. (2023) Pelayanan kesehatan penderita diabetes melitus.

Hanum, Azmy’ Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Obesitas Pada Remaja’ (2023). Jurnal kesehatan Tadulako, Vol. 9 ISSN: 250-0749

Husna, A., Willis, R., & Andika, F. (2023). Edukasi kesehatan tentang cara mengatasi obesitas pada remaja di SMAS Babul Magfirah di Lam Alu Cut Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Kesehatan, 177-183.

International Diabetes Federation (IDF). (2022). Jumlah penderita diabetes di Indonesia

Kanzafira, S. A. L. (2022). Faktor yang berhubungan dengan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Kelurahan Tindung Puskesmas Kassi Kassi Makassar tahun 2020. Departemen Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin Makassar.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes). (2022). Gejala diabetes melitus.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes). (2024). Mengenal diet dislipidemia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Buku Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Diabetes Mellitus Tipe 2. Jakarta: Direktorat P2PTM.

lamsyah, R., & Rahmawati, D. (2022). "Faktor medis yang mempengaruhi obesitas di Indonesia: Fokus pada diabetes dan gangguan tiroid." Jurnal Endokrinologi Indonesia, 40(1), 29-35

Marniati, M., Notoatmodjo, S., Kasiman, S., & Rochadi, R. K. (2019). Gaya hidup penderita penyakit jantung koroner di Rumah Sakit Zainoel Abidin Banda Aceh. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 5(2), 1-10. Universitas Ubudiyah Indonesia

Meisari, C. (2022). Analisis Hubungan Pola Makan Berisiko Terhadap Peningkatan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe Dua Di Wilay Ahkerja Puskesmas Makrayu Kota Palembang Tahun 2020.

Murtiningsih, M. K., Pandelaki, K., & Sedli, B. P. (2021). Gaya Hidup sebagai Faktor Risiko Diabetes Melitus Tipe 2. E-CliniC, 9(2), 328. https://doi.org/10.35790/ecl.v9i2.32852

Mustofa, E. E., Purwono, J., & Ludiana. (2022). Penerapan Senam Kaki Terhasap Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Di WIlayah Kerja Puskesmas Purwosari Kec. Metro Utara. Jurnal Cendikia Muda, 2(1), 78–86.

Norlita, W., & Monika, F. (2024). Gaya Hidup Penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Payung Sekaki. As-Shiha: Jurnal Kesehatan, 4(1), 26–40.

Perhimpunan Endokrinologi Indonesia (PERKENI). (2021). Pencegahan tersier dalam pengelolaan diabetes melitus.

PERKENI. (2021a). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia 2021. Global Initiative for Asthma, 46. Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia.

Pratiwi, H., & Nugroho, A. (2021). Evaluasi Indeks Massa Tubuh dan Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Tipe 2. Jurnal Kesehatan Masyarakat Surakarta, 10(2), 88–95.

Purwanti, E., & Setiawati, A. (2023). Pengaruh Aktivitas Fisik Terhadap Penurunan Berat Badan pada Individu Obesitas. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia, 11(1), 45

Putri, R.A., Rahayu, D., & Adhani, A. (2023). Hubungan Obesitas dengan Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Melitus. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 15(1), 12–18.

Rachmi, C. N., Haque, S. A., & Li, M. (2023). "Genetic factors and obesity: Insights from Indonesian studies." Journal of Obesity and Metabolic Disorders, 10(3), 151-161.

Rohim, A. (2022). Faktor yang mempengaruhi penderita diabetes mellitus tipe 2 melakukan kontrol kadar gula darah di puskesmas siabu kabupaten mandailing natal.

Rohmah, S. (2021). Hubungan aktivitas fisik dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Karangmulya (Tesis, Program Studi Ilmu Keperawatan dan Pendidikan Profesi Ners, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Medistra Indonesia Bekasi). Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Medistra Indonesia Bekasi.

Rohmah, T. S., & Mardhiyah, N. (2022). Peran Faktor Genetik dalam Obesitas pada Anak: Tinjauan Literatur. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia, 10(3), 112-119

Septivani. (2020). Gaya hidup penderita diabetes melitus di Desa Sibado, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala (Tesis, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu). Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu.

Setyawan, R., & Santosa, A. (2021). "Pengaruh obat-obatan terhadap peningkatan berat badan di Indonesia." Jurnal Farmasi Indonesia, 34(2), 101-109

Siregar, M., & Lestari, D. (2023). Aktivitas Fisik dan Gaya Hidup terhadap Kontrol Glikemik Pasien DM Tipe 2. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 18(2), 56–62.

Suharsimi Arikunto. (2002). Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT Rineka Cipta.

World Health Organization (WHO). (2020). Obesitas dan kelebihan berat badan.

World Health Organization (WHO). (2022). Prevalensi diabetes tipe 1 dan tipe 2. World Health Organization.

World Health Organization (WHO). (2023). Prevalensi diabetes melitus di dunia. World Health Organization.

Wulan, R. A., & Putri, E. F. (2023). Peran Gaya Hidup dalam Mencegah Obesitas pada Remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(2), 153-160.

Yuliana, R., & Hafidz, M. (2021). Efektivitas Perubahan Gaya Hidup Terhadap Kadar Gula Darah: Studi Observasional di Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(3), 95–103.




DOI: https://doi.org/10.33143/jhtm.v12i1.5916

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


e-ISSN: 2615-109X
p-ISSN: 2442-4706

Principal Contact

Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM)
Universitas Ubudiyah Indonesia - Jl. Alue Naga Desa Tibang, Banda Aceh 23114, Indonesia
Phone: 0651-7555566
Fax: 0651-7555566
Email: dppm@uui.ac.id

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License