EVALUASI GREEN INVESTMENT PADA PEMANFAATAN FOTOVOLTAIK MENGGUNAKAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DI KEPULAUAN UNTUK CARBON NEUTRALITY AREA

Ferdy Hidayatullah, Rizki Julia Utama, M Bayu Wibawa, Tibyan Asyukri

Abstract


Penelitian ini mengevaluasi investasi hijau pada pembangkit listrik tenaga surya fotovoltaik (PLTS PV) di wilayah kepulauan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Indonesia memiliki target bauran energi terbarukan sebesar 23% pada tahun 2025, namun pengembangan energi surya masih menghadapi kendala berupa risiko investasi, keterbatasan infrastruktur, dan ketidakpastian kebijakan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi serta menentukan prioritas faktor yang memengaruhi keputusan investasi hijau pada PLTS PV di wilayah kepulauan. Data diperoleh melalui kuesioner dan wawancara terhadap 75 responden dari unsur pemerintah, peneliti, dan praktisi, dengan 35 respons memenuhi syarat consistency ratio AHP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kebijakan (0,4825) menjadi dimensi paling dominan, diikuti faktor ekonomi (0,3120) dan teknis (0,2055). Pada tingkat subkriteria, profitabilitas (0,7724), kewajiban energi terbarukan (0,6055), dan kematangan teknologi (0,6020) menjadi prioritas utama. Pemerintah lebih menekankan kebijakan dukungan jangka pendek, sedangkan peneliti dan praktisi memprioritaskan kepastian regulasi dan akses pembiayaan jangka panjang. Penelitian ini menegaskan pentingnya kombinasi insentif fiskal, regulasi yang konsisten, dan mitigasi risiko untuk mempercepat adopsi PLTS PV di wilayah kepulauan Indonesia.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.