PENGUATAN LITERASI DIGITAL SISWA SMA DALAM MENGHADAPI PENIPUAN ONLINE CYBERBULLYING SERTA MEMBANGUN ETIKA DALAM BERMEDIA SOSIAL
Abstract
Penggunaan internet di kalangan remaja semakin bertambah, seiring dengan kemajuan teknologi digital. Namun, kondisi ini juga membawa konsekuensi berupa peningkatan jumlah kasus penipuan di dunia maya, cyberbullying, dan penurunan etika dalam menggunakan media sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memiliki tujuan untuk meningkatkan keterampilan digital siswa SMA melalui pelatihan, pendampingan, dan sosialisasi yang berkaitan dengan cara untuk mengidentifikasi serta menghindari penipuan di internet, memahami dampak negatif dan cara pencegahan terhadap cyberbullying, dan meningkatkan kesadaran mengenai etika di media sosial. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan yang berfokus pada studi kasus nyata, workshop interaktif, simulasi penanganan masalah, dan diskusi kelompok untuk mendorong kesadaran kritis siswa. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pemahaman, serta refleksi pribadi untuk menilai perubahan sikap. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya kemajuan yang signifikan dalam pemahaman siswa mengenai keamanan digital, Hasil Skor rata-rata Pre-Test sebesar 22 point dengan presentasi 55%, sedangkan untuk skor rata-rata Post-Test sebesar 32 point dengan presentase 80%, dari hasil tes yang telah diuji terdapat peningkatan pemahaman siswa dengan presentasi 25% yang menunjukkan bahwa program penguatan literasi digital memberikan hasil yang efektif. Dan mampu membuktikan bahwa metode penyuluhan, workshop interaktif, simulasi, diskusi, dan refleksi pribadi yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat sangat membantu siswa meningkatkan pemahaman, sikap, dan keterampilan digital.
Kata Kunci: Literasi Digital, Penipuan Online, Cyberbullying, Etika Digital, Siswa SMA
Full Text:
PDFReferences
Guess, A., Lerner, M. dan Nyhan, B., 2021. Pilot Study Suggests Online Media Literacy Programming Reduces Belief in False News in Indonesia. arXiv preprint arXiv:2107.08034. Tersedia di: https://arxiv.org/abs/2107.08034
Hartono, F. dan Susanti, E., 2024. PKM Pendampingan Literasi Kritis melalui Pemanfaatan Teknologi dan Informasi Digital bagi Siswa di SMK Farmasi Mandala Tiara Bangsa Jakarta. Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), pp.88–96. Tersedia di: https://e- journal.uniflor.ac.id/index.php/abdika/ article/view/2174
Hayati, S. and Aidin, N. (2025) ‘Storytelling Berbasis Ethical Digital Literacy : Strategi Literasi Digital Remaja di Era Media Sosial’, 3(2), pp. 87–100.
Livingstone, S. (2014) ‘Developing social media literacy: How children learn to interpret risky opportunities on social network sites’, Communications, 39(3),
pp. 283–303. Available at: https://doi.org/10.1515/commun-2014- 0113.
Luntungan, R., 2023. Penguatan Literasi Digital dan Budaya pada Siswa SMA Negeri 1 Langowan. Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), pp.17–
Tersedia di: https://e- jurnal.iainsorong.ac.id/index.php/Al- Khidmah/article/view/1181
Nugroho, S., 2024. Peningkatan Literasi Digital untuk Budaya Partisipasi di Media Sosial bagi Siswa SMA. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 9(1), pp.101–110. Tersedia di: https://ojs.umpr.ac.id/pengabdianmu/ar ticle/view/7057
Pasai, R.A., 2023. Peningkatan Literasi Digital Bagi Siswa Kelas XII SMA Jaya Kota Langsa. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(1), pp.45–52. Tersedia di:https://journal.ypmma.org/index.php
/pasai/article/view/92
Tanjung, A.Q ., Suciptaningsih, O.A. and Asikin, N. (2024) ‘Urgensi Etika Dalam Literasi Digital Di Era Globalisasi’, WASIS : Jurnal Ilmiah Pendidikan, 5(1), pp. 32-41. Availableat:https://doi.org/10.24176/wasis.v5il.11566
Refbacks
- There are currently no refbacks.