PELATIHAN PEMBUATAN TEMPE INOVATIF BERBAHAN KACANG KORO SEBAGAI PRODUK PANGAN UNGGULAN UMKM

Pardi Pardi, Herawati Herawati, Susila Ulfa, Munazar Munazar

Abstract


Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul “Pelatihan Pembuatan Tempe Inovatif Berbahan Kacang Koro sebagai Produk Pangan Unggulan UMKM” dilaksanakan di Rumah Tempe Alue Naga, Syiah Kuala, Banda Aceh. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat serta pelaku UMKM dalam mengolah kacang koro sebagai bahan baku alternatif pembuatan tempe yang bergizi, ekonomis, dan berpotensi menjadi produk unggulan daerah. Pelatihan berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 25–26 Juli 2025, diikuti oleh 17 peserta yang terdiri atas pengusaha tempe lokal, pelaku UMKM, dan pegiat tempe rumahan. Kegiatan ini juga melibatkan dua mahasiswa dari Fakultas Ilmu Kesehatan dan Fakultas Sosial Sains dan Ilmu Pendidikan Universitas Ubudiyah Indonesia yang berperan sebagai pembantu lapangan dan dokumentasi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi empat tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan pelatihan, evaluasi, dan refleksi. Selama kegiatan, peserta mengikuti tiga sesi utama yang terdiri atas penyampaian materi, praktik langsung pembuatan tempe kacang koro, serta diskusi dan evaluasi hasil produk. Kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapat respon positif dari peserta yang menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti setiap sesi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta memahami dengan baik proses fermentasi tempe, teknik pengemasan, dan potensi pemasaran produk tempe kacang koro sebagai inovasi pangan lokal. Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam menumbuhkan semangat berwirausaha berbasis bahan lokal, memperluas wawasan inovasi pangan, serta memperkuat potensi UMKM di Banda Aceh. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan peserta mampu memproduksi tempe kacang koro secara mandiri, menciptakan nilai tambah ekonomi, dan mendukung pengembangan produk pangan fungsional yang berkelanjutan.
Kata Kunci: Pelatihan, tempe inovatif, kacang koro, UMKM.


Abstract
The community service activity titled “Training on Innovative Tempe Production Using Koro Beans as a Leading MSME Food Product” was conducted at Rumah Tempe Alue Naga, Syiah Kuala, Banda Aceh. This program aimed to enhance the knowledge and skills of local communities and micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in processing koro beans as an alternative raw material for tempe production that is nutritious, economical, and has the potential to become a regional flagship product. The training was held over two days, on July 25–26, 2025, and was attended by 17 participants, including local tempe producers, MSME owners, and home-based tempe entrepreneurs. The activity also involved two students from the Faculty of Health Sciences and the Faculty of Social Sciences and Education, Universitas Ubudiyah Indonesia, who assisted as field and documentation support. The implementation method consisted of four stages: preparation, training execution, evaluation, and reflection. The program included three main sessions—material presentation, hands-on practice in koro bean tempe production, and product evaluation and discussion. The participants demonstrated great enthusiasm throughout the activity and actively engaged in every session. The evaluation results indicated that participants gained a solid understanding of the fermentation process, hygienic packaging techniques, and product marketing strategies for innovative koro bean tempe. This activity had a positive impact on the local community by encouraging entrepreneurship based on local resources, expanding food innovation insights, and strengthening the potential of MSMEs in Banda Aceh. Through this training, participants are expected to be able to independently produce koro bean tempe, increase its economic value, and support the sustainable development of functional local food products.
Keywords: Training, innovative tempe, koro beans, MSM.

Full Text:

PDF

References


Ulya, Z., Lufika, R. D., Mandira, A. S., Lestari, D., & Mailida, S. (2025). Analisis rantai nilai produk tempe berbasis tempe koro di Banda Aceh dan Aceh Besar untuk mendukung konsumsi pangan berkelanjutan. Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN), Vol. 5 No. 3.

Syamsiana, A., Rizal, S., Erna, M., & Astuti, S. (2024). Formulasi kacang koro pedang (Canavalia ensiformis) dan kacang kedelai (Glycine max L.) terhadap total kapang, total khamir, dan sifat sensori tempe mosaccha. Jurnal Agroindustri Berkelanjutan, Vol. 3 No. 2.

Purwijantiningsih, E., Leksono, B. Y., Tunggadewa, D. M. R., Susanto, T. A. B., Arianti, K., & Widyaningsih, M. M. K. (2025). Hilirisasi kacang koro pedang melalui pengembangan egg roll tempe koro pedang di Desa Pulutan, Wonosari, Gunungkidul. Jurnal Atma Inovasia.

Handayani, M. T., Indrati, R., & Cahyanto, M. N. (2025). Chemical characteristics and activity of ACE inhibitors on fractionation of tempeh koro kratok (Phaseolus lunatus) peptides. Indonesian Food and Nutrition Progress.

Widya Mandala, Q. C. (2023/2024). Variasi tempe non-kedelai: alternatif pengganti tempe kedelai. Zigma Journal.

https://aceh.tribunnews.com/2025/07/26/rumoh-pangan-aceh-dan-thp-usk-gelar-latihan-pengolahan-tempe-dari-bahan-kacang-koro


Refbacks

  • There are currently no refbacks.