PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERILAKU BERESIKO DI SMAN 11 KOTA BANDA ACEH
Abstract
Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai permasalahan kesehatan reproduksi akibat rendahnya akses informasi dan edukasi yang memadai. Di Indonesia, khususnya di Banda Aceh, tingkat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi masih tergolong rendah dan berpotensi meningkatkan perilaku berisiko seperti kehamilan tidak diinginkan dan infeksi menular seksual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai kesehatan reproduksi melalui penyuluhan di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan adalah pendidikan kesehatan dalam bentuk penyuluhan kepada 88 siswa kelas III SMAN 11 Kota Banda Aceh pada tanggal 20 Desember 2025. Kegiatan dilakukan selama 90 menit dengan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, serta evaluasi melalui kuis. Media yang digunakan meliputi laptop, infocus, powerpoint, dan brosur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti penyuluhan dengan antusias, aktif dalam sesi diskusi, serta mampu menjawab pertanyaan pada tahap evaluasi, yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman terhadap materi yang diberikan. Penyuluhan kesehatan reproduksi terbukti efektif sebagai upaya preventif dalam meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif remaja. Oleh karena itu, kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung terbentuknya generasi muda yang sehat dan berperilaku bertanggung jawab terhadap kesehatan reproduksi.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.