PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA DI PLKB MEURAXA

Safrizan Safrizan, Rahmat Akbar

Abstract


Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi melalui penyuluhan kesehatan di PLKB Meuraxa. Metode kegiatan dilakukan menggunakan ceramah, presentasi materi, leaflet edukasi, dan diskusi interaktif. Materi yang diberikan meliputi kesehatan reproduksi, pubertas, kebersihan organ reproduksi, serta pencegahan perilaku seksual berisiko dan penyakit menular seksual. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan antusiasme peserta terhadap pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. Kegiatan ini diharapkan menjadi upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesadaran remaja terhadap kesehatan reproduks

Keywords


kesehatan reproduksi; remaja; pendidikan kesehatan; pengabdian masyarakat; PLKB

Full Text:

PDF

References


Arsani, N. L. K. A. (2019). Peranan program PKPR terhadap kesehatan reproduksi remaja di Kecamatan Buleleng. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 2(1).

Ernawati, H. (2018). Pengetahuan kesehatan reproduksi remaja di daerah pedesaan. Indonesian Journal for Health Sciences, 2(1), 58–64.

Katharina, T., & Yuliana, Y. (2017). Pengaruh penyuluhan kesehatan reproduksi melalui audio visual terhadap pengetahuan remaja. Jurnal Kebidanan, 8(1).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman pelayanan kesehatan peduli remaja (PKPR). Jakarta: Kemenkes RI.

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Permatasari, D., & Suprayitno, E. (2021). Pendidikan kesehatan reproduksi pada remaja. Jurnal Empathy Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1).

World Health Organization. (2020). Global accelerated action for the health of adolescents (AA-HA!). Geneva: WHO..


Refbacks

  • There are currently no refbacks.