Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Kunjungan Masa Nifas pada Ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Lau Baleng Kabupaten Karo Tahun 2023
Abstract
Masa nifas (puerperium) merupakan masa yang dimulai setelah plasenta keluar dan berakhir ketika alat-alat kandungan kembali seperti keadaan semula (sebelum hamil) ,dan berlangsung selama kira-kira 6 minggu. Data Puskesmas Lau Baleng Kabupaten Karo 2019 diketahui ibu nifas yang patuh melakukan kunjungan masa nifas sebanyak 4 kali kunjungan sebanyak 175 ibu (43%) dari jumlah target ibu nifas sebesar 407 ibu dan jumlah ibu melahirkan satu bulan terakhir sebanyak 49 ibu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan kunjungan masa nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Lau Baleng Kabupaten Karo Tahun 2023. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang sudah melahirkan (ibu nifas) 5-8 minggu di wilayah kerja Puskesmas Lau Baleng Kabupaten Karo sebanyak 70 ibu. Teknik pengambilan sampel menggunakan total population sebanyak 70 ibu. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian dengan analisis bivariat diketahui nilai p masing-masing variabel yaitu pengetahuan sebesar 0,001<0,05, sikap sebesar 0,005<0,05, Â aksesbilitas sebesar 0,000<0,05, dukungan keluarga sebesar 0,000<0,05 dan dukungan tenaga kesehatan sebesar 0,042<0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan pengetahuan, sikap, aksesbilitas, dukungan keluarga dan dukungan tenaga kesehatan dengan kepatuhan kunjungan masa nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Lau Baleng Kabupaten Karo Tahun 2023.
Kata Kunci : Faktor yang Berhubungan, Kepatuhan, Kunjungan Masa Nifas
Puerperium occurs after the placenta comes out and ends when the uterine returns to its original state (before pregnancy) and lasts for 6 weeks. Data from Lau Baleng Center in 2023 revealed 175 mothers (43%) compliance visiting for 4 times of the target number of postpartum mothers by 407 mothers and the number of mothers giving birth in the last month amounted 49 mothers. The purpose of this study was to determine the associated factors with postpartum visits in the Work Area of Lau Baleng Center in Karo Regency in 2023. The study was analytic research with a cross-sectional approach. The population in this study were mothers who had given birth 5-8 weeks in the working area of Lau Baleng Center amounted 70 mothers and all areas sample. Data analysis used univariate and bivariate analyses with Chi-Square statistical test. The results of the study with bivariate analysis revealed that the p-value of each variable was knowledge of .001<.05, an attitude of .005<.05, accessibility of 0.000<.05, family support of 0.000<.05 and support of health workers amounting to .042<.05. The conclusion that the relationship between knowledge, attitudes, accessibility, family support and support of health workers with adherence to postpartum visits at Lau Baleng found in 2023. It is recommended for health workers to further, enhance their role in promoting the benefits of puerperium visits wherever they are assigned more support the mother to be active in conducting postpartum visits.
Keywords    :   Related Factors, Compliance, Postpartum Visits
Full Text:
PDFReferences
Kemenkes RI. Riset Kesehatan Dasar. Jakarta; 2013.
Saifuddin AB. Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta: EGC; 2012.
WHO. World Health Statistics. 2015;
Kemenkes. Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2015-2019. Jakarta; 2015.
Dinkes Jawa Timur. Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2014. Jawa Timur; 2014.
Dinkes ProvSU. Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2015. Sumatera Utara; 2015.
DinKes ProvSU. Profil Kesehatan Sumatera Utara tahun 2017. Sumatera Utara; 2017.
Saleha S. Asuhan Kebidanan Pada Masa Nifas. Jakarta: Salemba Medika; 2015.
Marmi. Asuhan Kebidanan Pada Masa Nifas “Peurperium Care. Yogyakarta: Pustaka Pelajar; 2014.
Wulandari, Setyo R HS. Asuhan Kebidanan Ibu Masa Nifas. Yogyakarta: Gosyen Publising; 2011.
Bahiyatun. Buku Ajar Asuhan Kebidanan Nifas Normal. Jakarata: EGC; 2013.
Taufik. Psikologi Untuk Kebidanan dari Teori ke Praktek. Surakarta: Eastview; 2015.
Karmil RS. Prinsip-prinsip Dasar Praktek Kebidanan. Jakarta: Dunia Cerdas; 2014.
Notoatmodjo S. Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2016.
Rukiyah A dk. Asuhan Kebidanan III (Nifas). Jakarta: Trans Info Media; 2014.
Sugiyono P. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif & RND. Bandung: CV. Alfabeta; 2014.
Lutfiyah N. Determinan Pemanfaatan Pelayanan Nifas Di Daerah Rural Indonesia Tahun 2011-2012. J Kesehat. 2015
Wawan A DM. Teori dan pengukuran pengetahuan sikap dan perilaku manusia. Yogyakarta: Nuha Medika; 2011.
Azwar S. Sikap Manusia: Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar; 2013
Friedman. Buku Ajar Keperawatan Keluarga Riset, Teori, & Praktik. Jakarta: EGC; 2014
Yuliantina. Hubungan Peran Petugas Kesehatan, Tokoh Masyarakat dan Partisipasi Masyarakat (D/S) dalam Pelaksanaan Posyandu di Kab.Pandeglang Prov. Banten. J Kesehat Masy. 2011;3 (223)
Depkes RI. Pedoman Teknis Program Jarin Pengamanan Sosial Bidang Kesehatan Bagi Bidan Desa. Jakarta; 2004
Dewi VNL ST. Asuhan Kebidanan Pada Ibu Nifas. Jakarta: Salemba Medika; 2012.
DOI: https://doi.org/10.33143/jhtm.v9i1.2928
Refbacks
- There are currently no refbacks.
e-ISSN: 2615-109X
p-ISSN: 2442-4706
Principal Contact
Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM)
Universitas Ubudiyah Indonesia - Jl. Alue Naga Desa Tibang, Banda Aceh 23114, Indonesia
Phone: 0651-7555566
Fax: 0651-7555566
Email: dppm@uui.ac.id
 
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License