IMPLEMENTASI RADIO FREKUENSI UNTUK MEMONITORING SUHU TUMBUHAN HIDROPONIK BERBASIS IOT

Athirah Rusadi, Zalfie Ardian

Abstract


Tanaman Hidroponik dewasa ini sering banyak diminati oleh kalangan petani karena caranya yang mudah dan lebih fleksibel membuatnya banyak di pelajari agar terciptanya tanaman yang berkualitas seperti bercocok tanam dengan cara biasa. Pekembangan IT dalam dunia pertanian ini juga memberikan banyak solusi dan inovasi untuk petani agar lebih mudah dalam mengembangkan ilmu baru dalam teknik pertanian, salah satunya dengan Internet of Things yaitu dengan memanfaatkan Radio Frekuensi untuk memonitoring suhu tumbuhan hidroponik, dengan demikian memudahkan petani untuk memonitoring suhu melalui gadget saja. Implementasi radio frekuensi ini merupakan alternatif dan solusi untuk pengiriman data jarak dekat ataupun jarak jauh. Radio frequency yang digunakan pada penelitian ini adalah 2.4Ghz, Pengiriman data menggunakan radio frequency bermaksud menggantikan media kabel, GSM dan Wi-Fi. Yang mana jika menggunakan media nirkabel, microcontroller dan sensor bisa dipindah tempatkan sesuai kebutuhan. Modul radio frequency nRF24L01 merupakan modul dengan harga yang relatif murah dan kosumsi arus yang rendah.

Kata kunci: Hidroponik, Internet of Things, Radio Frekuensi, Microcontroller, Petani

 

Hydroponic plants are currently in great demand among farmers because the method is easy and more flexible, making it widely studied in order to create quality plants like farming in the normal way. The development of IT in the world of agriculture also provides many solutions and innovations for farmers to make it easier to develop new knowledge in agricultural techniques, one of which is the Internet of Things, namely by using Radio Frequency to monitor the temperature of hydroponic plants, thus making it easier for farmers to monitor temperatures via just gadgets. The implementation of this radio frequency is an alternative and solution for sending data over short or long distances. The radio frequency used in this research is 2.4GHz. Data transmission using radio frequency is intended to replace cable, GSM and Wi-Fi media. If you use wireless media, the microcontroller and sensors can be moved according to need. The nRF24L01 radio frequency module is a module with a relatively cheap price and low current consumption.

Keyword: Hydroponics, Internet of Things, Radio Frequency, Microcontroller, Farmers


Full Text:

PDF

References


Y. Setiawan, H. Tanudjaja, and S. Octaviani, “Penggunaan Internet of Things (IoT) untuk Pemantauan dan Pengendalian Sistem Hidroponik,” TESLA J. Tek. Elektro, vol. 20, p. 175, Feb. 2019, doi: 10.24912/tesla.v20i2.2994.

Z. Ardian and M. T. Tombeng, “Penerapan Teknologi Internet of Things sebagai Sistem Monitoring pada Media Tanaman Menggunbajan Cloud Terintegrasti dan Smartphona,” J. Informatics Comput. Sci., vol. 6, no. 1, pp. 23–25, 2020.

F. Blessy Assa, A. M. Rumagir, and M. E.I. Najoan, “Perancangan monitoring sistem hidroponik berbasis iot,” J. Tek. Inform., vol. 17, no. 1, 2022.

R. Doni and I. Rahmad, “Smart Farm Hydroponics berbasis IOT dengan NodeMCU ESP8266,” BEES Bull. Electr. Electron. Eng., vol. 3, pp. 8–13, Feb. 2023, doi: 10.47065/bees.v3i1.3138.

C. Guarnieri Calò Carducci, M. Spadavecchia, A. Di Nisio, and T. Di Noia, Design of a Low Cost Multipurpose Wireless Sensor Network. 2015. doi: 10.1109/IWMN.2015.7322986.

R. Zafalon, Smart System Design: Industrial Challenges and Perspectives. 2013. doi: 10.1109/MDM.2013.106.

F. Adani and S. Salsabil, “Internet of Things: Sejarah Teknologi dan Penerapannya,” J. Isu Teknol., vol. 14, no. 2, pp. 92–99, 2019.

E. Erwin et al., Pengantar & Penerapan Internet of Things : Konsep Dasar & Penerapan IoT Di Berbagai Sektor. 2023.

Y. Kurnia, “Perbandingan Kualitas Antar Sensor Suhu dengan menggunakan Arduino Pro Mini,” vol. 2, Jul. 2016.




DOI: https://doi.org/10.33143/jics.v10i1.3919

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


This journal indexed by

Google Schoolari-Journalsi-FocusPortal Garuda